Uji Efektivitas Formulasi Gel Antijerawat Ekstrak Metanol Daun Ketapang (Terminalia Catappa L.) dengan Penambahan Lidah Buaya (Aloe vera) terhadap Bakteri Penyebab Jerawat

Rahmadani, Welni (2025) Uji Efektivitas Formulasi Gel Antijerawat Ekstrak Metanol Daun Ketapang (Terminalia Catappa L.) dengan Penambahan Lidah Buaya (Aloe vera) terhadap Bakteri Penyebab Jerawat. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_8_WELNI_RAHMADANI_20036079_9606_2025.pdf] Text
final_8_WELNI_RAHMADANI_20036079_9606_2025.pdf

Download (1MB)

Abstract

Daun ketapang (Terminalia catappa L.) diketahui memiliki potensi sebagai bahan sediaan kosmetik perawatan kulit karena aktivitas antibakterinya, namun diperlukan formulasi yang tepat untuk menghasilkan sediaan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan gel dengan penambahan ekstrak metanol daun ketapang serta mengetahui efektivitasnya terhadap bakteri penyebab jerawat, sifat kimia dan fisik gel, serta hasil uji organoleptik. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan variasi konsentrasi ekstrak sebesar 10, 15, 20, 25, dan 30%. Evaluasi sediaan meliputi uji aktivitas antibakteri, uji sifat kimia (pH), uji sifat fisik (daya sebar, daya lekat, homogenitas), dan uji organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gel ekstrak metanol daun ketapang menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap bakteri P.acnes pada konsentrasi 10% (7,16 ± 0,51 mm), 15% (9 ± 0,76 mm), 20% (9,8 ± 0,30 mm), 25% (10,7 ± 0,30 mm), 30% (12 ± 0,40 mm) dan S.aureus pada konsentrasi 10% (7,93 ± 0,15 mm), 15% (9,86 ± 0,56 mm), 20% (11,16 ± 0,15 mm), 25% (12,16 ± 0,46 mm), 30% (13,13 ± 0,37 mm). Aktivitas antibakteri meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi ekstrak dalam formulasi gel. Konsentrasi 30% menunjukkan diameter zona hambat terbesar terhadap kedua bakteri, sehingga ditetapkan sebagai formulasi terbaik. Namun, gel ekstrak metanol daun ketapang tidak mampu menghambat pertumbuhan S.epidermidis. Gel ekstrak metanol daun ketapang memiliki nilai pH 5,5–6,5, daya sebar 4,4–7,1 cm, waktu lekat lebih dari 4 detik, dan homogenitas yang baik pada semua konsentrasi. Berdasarkan uji organoleptik terhadap warna, bau, dan tekstur, formulasi dengan konsentrasi 20% merupakan yang paling disukai. Oleh karena itu, gel ekstrak metanol daun ketapang berpotensi untuk dikembangkan sebagai formulasi kosmetik antibakteri untuk perawatan kulit berjerawat.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Amelia, Fitri
UNSPECIFIED
Corrector
Azhar, Minda
UNSPECIFIED
Corrector
Suryani, Okta
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: FORMULASI GEL ANTIJERAWAT
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Kimia-S1
Depositing User: Arlianis Arlianis S.IP
Date Deposited: 26 Aug 2026 09:09
Last Modified: 26 Aug 2026 09:09
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/46949

Actions (login required)

View Item
View Item