Hubungan Father Involvement dengan Resiliensi Remaja

Rahmi, Annisa Azkia (2025) Hubungan Father Involvement dengan Resiliensi Remaja. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_5_ANNISA_AZKIA_RAHMI_21006044_6966_2025.pdf] Text
final_5_ANNISA_AZKIA_RAHMI_21006044_6966_2025.pdf

Download (947kB)

Abstract

Masih banyaknya remaja yang memiliki resiliensi belum cukup baik. Hal ini dilihat dari remaja yang pesimis terhadap masa depannya, mudah menyerah, tidak percaya akan kemampuannya dan sulit melihat sisi positif dari sebuah masalah. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi resiliensi remaja diantaranya faktor dari dalam diri dan faktor pendukung dari luar seperti keluarga dan teman. Salah satu faktor penting dalam keluarga yang mempengaruhi resiliensi remaja adalah ayah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan keterlibatan ayah dalam kehidupan siswa (father involvement) di SMA Negeri 3 Bukittinggi, (2) mendeskripsikan tingkat resiliensi siswa di SMA Negeri 3 Bukitinggi, dan (3) menguji hubungan father involvement dengan resiliensi siswa SMA Negeri 3 Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Populasi terdiri dari 1001 siswa SMA Negeri 3 Bukittinggi tahun ajaran 2025/2026. Sampel berjumlah 286 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive stratified random sampling. Skala penelitian terdiri skala resiliensi (37 item) dengan koefisien reliabilitas 0,863 dan skala father involvement (29 item) dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,938. Data dianalisis menggunakan uji kolmogorov- smirnov dan dilanjutkan dengan uji korelasi pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi remaja berada pada kategori sedang dengan rata-rata skor jawaban 136,18 (73,61%). Father involvement berada pada kategori sedang dengan rata-rata skor jawaban 109,38 (75,44%). Hasil uji korelasi terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara father involvement dengan resiliensi remaja dengan nilai r hitung sebesar 0,460 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Hubungan yang positif dan signifikan artinya semakin tinggi father involvement maka cenderung semakin tinggi resiliensi remaja, begitu juga sebaliknya. Berdasarkan hasil penelitian ini guru BK dan ayah dapat berupaya meningkatkan resiliensi remaja. Guru BK meningkatkan resiliensi remaja dengan memberikan layanan-layanan BK, seperti layanan informasi dengan teman pentingnya mengendelikan diri sebelum bertindak dan pentingnya mengembangkan pola pikir positif dan pentingnya mengatur emosi saat belajar, layanan bimbingan kelompok dengan topik tugas tentang belajar menahan diri, berpikir positif di tengah tekanan, dan berani mencari bantuan saat kesulitan, serta layanan konseling perorangan untuk siswa yang memiliki resiliensi rendah dan sangat rendah.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Zahri, Triave Nuzila
UNSPECIFIED
Corrector
Sukmawati, Indah
UNSPECIFIED
Corrector
Putra, Febri Wandha
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Father involvement, Resiliensi remaja, Layanan BK
Subjects: L Education > LC Special aspects of education
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Bimbingan dan Konseling-S1
Depositing User: Risna Juita S.IP
Date Deposited: 26 Aug 2026 03:38
Last Modified: 26 Aug 2026 03:38
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/46908

Actions (login required)

View Item
View Item