Perbedaan Kemandirian Remaja Ditinjau dari Pola Asuh Orang Tua

Hayuni, Syelmi (2025) Perbedaan Kemandirian Remaja Ditinjau dari Pola Asuh Orang Tua. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_5_SYELMI_HAYUNI_21006089_7234_2025.pdf] Text
final_5_SYELMI_HAYUNI_21006089_7234_2025.pdf

Download (789kB)

Abstract

Kemandirian adalah salah satu tugas penting pada masa remaja. Namun faktanya, masih banyak remaja yang tidak mandiri atau memiliki kemandirian yang rendah. Sehingga mereka mengalami ketergantungan pada orang lain, kurangnya kemampuan mengambil keputusan, kesulitan menghadapi tantangan hidup, rendahnya rasa percaya diri yang akhirnya menghambat pengembangan kemandirian. Pola asuh orang tua jadi salah satu faktor penentu. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan gambaran kemandirian remaja secara keseluruhan (2) mendeskripsikan kemandirian remaja ditinjau dari pola asuh otoriter (3) mendeskripsikan kemandirian remaja ditinjau dari pola asuh autoritatif (4) mendeskripsikan kemandirian remaja ditinjau dari pola asuh permisif (5) mengetahui perbedaan kemandirian remaja ditinjau dari pola asuh orang tua. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Populasi pada penelitian ini adalah 463 siswa SMA Negeri 1 Baso kelas X dan XI tahun ajaran 2024/2025 dengan jumlah sampel 215 siswa dengan menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen yang digunakan yaitu angket Kemandirian Remaja dan angket Pola Asuh Orang Tua. Data dianalisis dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 22. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa (1) kemandirian remaja pada siswa secara keseluruhan pada kategori sedang dengan persentase 49,3%. (2) kemandirian remaja ditinjau dari pola asuh otoriter berada pada kategori sedang 53,9%. (3) kemandirian remaja ditinjau dari pola asuh autoritatif pada kategori tinggi 64,6%, (4) kemandirian remaja ditinjau dari pola asuh permisif pada kategori sedang 58,3%. (5) terdapat perbedaan yang signifikan kemandirian remaja berdasarkan pola asuh orang tua. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pola asuh orang tua berperan penting dalam membentuk tingkat kemandirian remaja, di mana pola asuh autoritatif lebih mendukung kemandirian yang tinggi dibanding pola asuh lainnya. Adapun layanan Bimbingan dan Konseling yang dapat membantu siswa yang untuk meningkatkan kemandirian remaja yaitu layanan informasi, layanan konseling individual, layanan bimbingan kelompok, layanan konseling kelompok

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Putriani, Lisa
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Sukma, Dini
UNSPECIFIED
Corrector
Yendi, Frischa Meivilona
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Kemandirian Remaja, Pola Asuh Orang Tua, Siswa, Bimbingan dan Konseling.
Subjects: L Education > LC Special aspects of education
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Bimbingan dan Konseling-S1
Depositing User: Risna Juita S.IP
Date Deposited: 18 Aug 2026 06:51
Last Modified: 18 Aug 2026 06:51
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/46524

Actions (login required)

View Item
View Item