Zonasi Kegempaan Kota Bukittinggi Berdasarkan Sifat Seismik Tanah

Aguna, M. Shalino (2025) Zonasi Kegempaan Kota Bukittinggi Berdasarkan Sifat Seismik Tanah. Bachelor/Tugas Akhir thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_2_M_Shalino_Aguna_21323036_8166_2025.pdf] Text
final_2_M_Shalino_Aguna_21323036_8166_2025.pdf

Download (3MB)

Abstract

Kota Bukittinggi terletak di jalur Patahan Semangko yang aktif secara tektonik, sehingga memiliki potensi risiko gempa bumi yang tinggi. Kondisi tanah di wilayah ini beragam dan dapat mempengaruhi tingkat risiko kerusakan akibat gempa melalui fenomena amplifikasi tanah dan perioda dominan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat seismik tanah di Kota Bukittinggi, meliputi frekuensi dominan, perioda dominan, amplifikasi, kecepatan gelombang geser, dan indeks kerentanan seismik, serta menyusun peta zonasi kegempaan sebagai dasar mitigasi bencana dan perencanaan tata ruang wilayah. Metode yang digunakan adalah analisis data sekunder dari rekaman mikrotremor pada 55 titik pengukuran menggunakan metode Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR). Data hasil analisis kemudian dimodelkan dan dipetakan menggunakan perangkat lunak ArcGIS. Validasi parameter seismik dilakukan dengan data pendukung dari Cone Penetration Test (CPT) dan Standard Penetration Test (SPT). Analisis meliputi perhitungan frekuensi alami, amplifikasi, perioda dominan, indeks kerentanan seismik (Kg), dan kecepatan gelombang geser (Vs). Hasil penelitian menunjukkan nilai frekuensi dominan tanah berkisar antara 0,19 Hz hingga 1,11 Hz dengan perioda dominan 0,9 hingga 5,26 detik. Amplifikasi tanah bervariasi dari 0,06 hingga 14,91, dengan indeks kerentanan seismik sebagian besar lebih dari 5, mengindikasikan potensi likuefaksi yang tinggi di hampir seluruh wilayah. Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh dan Guguk Panjang termasuk wilayah yang memiliki tingkat kerentanan tinggi, sedangkan bagian timur Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh cenderung stabil karena memiliki tanah yang keras dan Vs yang tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sebagian besar Kota Bukittinggi memiliki tanah lunak yang rentan terhadap guncangan gempa, sehingga hasil zonasi dapat menjadi acuan penting bagi pemerintah dalam mitigasi bencana dan perencanaan pembangunan tahan gempa.

Item Type: Thesis (Bachelor/Tugas Akhir)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Putra, Rusnardi Rahmat
UNSPECIFIED
Corrector
Sandra, Nevy
UNSPECIFIED
Corrector
Oktaviani, Oktaviani
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: ZONASI KEGEMPAAN, MIKROMETER, HSVR
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil-S1
Depositing User: Umma Mardhotillah A.Md.
Date Deposited: 11 Aug 2026 10:55
Last Modified: 11 Aug 2026 10:55
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/46116

Actions (login required)

View Item
View Item