Chania, Wemi Putri (2025) Struktur dan Fungsi Sosial Cerita Rakyat Dongeng Fabel Klasik Masyarakat Minangkabau di Nagari Kampung Pinang Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.
B1_2_WEMI_PUTRI_CHANIA_21017121_4154_2025.pdf
Download (3MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) struktur cerita rakyat dongeng fabel klasik masyarakat Minangkabau di Nagari Kampung Pinang Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam; (2) fungsi sosial cerita rakyat dongeng fabel klasik masyarakat Minangkabau di Nagari Kampung Pinang Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam. Jenis penelitian ini adalah penelitian sastra bidang sastra lisan dengan metode deskriptif, menggunakan teori folklor lisan menurut Danandjaja. Informan penelitian ini berjumlah tiga orang yang merupakan masyarakat asli Nagari Kampung Pinang Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam. Data penelitian ini adalah cerita rakyat dongeng fabel klasik masyarakat Minangkabau di Nagari Kampung Pinang Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam. Data dikumpulkan dari informan melalui dua tahap, yaitu: (1) tahap perekaman cerita rakyat dongeng fabel klasik masyarakat Minangkabau, dan (2) tahap pengumpulan data tentang lingkungan penceritaan. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan lima tahap, yaitu: (1) tahap inventarisasi data, (2) tahap identifikasi data, (3) tahap klasifikasi data, (4) tahap pembahasan dan penyimpulan hasil klasifikasi atau analisis data, dan (5) tahap penulisan data. Hasil penelitian ini sebagai berikut. Pertama, struktur cerita rakyat dongeng fabel klasik masyarakat Minangkabau di Nagari Kampung Pinang Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam terdiri atas: (1) orientasi, tokoh binatang yang ada dalam delapan cerita terdiri atas dua belas tokoh, yaitu kancil, buaya, ular, kerbau, nyamuk, kucing, anjing, kaki seribu, beruk, kera, kukang, dan simpai. Latar tempat cerita, yaitu berada di Sungai Batang Sitalang, di Hutan Bukit Caliak, di atas pohon kelapa, di dalam kandang Hutan Bukit Bunian, dan di dalam lubang. Latar waktu cerita, yaitu pada siang hari, pagi hari, dan masa lampau. Dari hal tersebut, kemudian dapat dilihat karakter tokoh dan latar suasana cerita, (2) komplikasi, tokoh dalam cerita mulai berhadapan dengan masalah, (3) resolusi, tokoh dalam cerita mulai menemukan pemecahan masalah yang dihadapinya, dan (4) koda, sebagai pesan moral dalam cerita untuk masyarakat adalah janganlah meniru perilaku buruk dari tokoh binatang dalam cerita, maka disarankan untuk berperilaku sebagaimana perilaku tokoh binatang yang baik. Kedua, fungsi sosial cerita rakyat dongeng fabel klasik masyarakat Minangkabau di Nagari Kampung Pinang Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam terdiri atas: (1) menghibur, berfungsi sebagai hiburan untuk anak-anak, (2) mendidik, dijadikan sebagai pembelajaran dan nasihat dalam bermasyarakat, (3) mewariskan, diwariskan secara turun- temurun kepada yang lebih muda, dan (4) jati diri, menunjukkan jati diri masyarakat pemilik cerita yang selalu berhati-hati dan tidak mudah percaya dengan perkataan orang lain, terutama pada perkataan yang akan menyengsarakan diri sendiri.
| Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Hasanuddin, Hasanuddin UNSPECIFIED Corrector Zulfadhli, Zulfadhli UNSPECIFIED Corrector Nasution, Muhammad Ismail UNSPECIFIED |
| Subjects: | P Language and Literature > PN Literature (General) |
| Divisions: | Fakultas Bahasa dan Seni > Sastra Indonesia-S1 |
| Depositing User: | Ridha Prima Adri S.Sos |
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 01:52 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 01:52 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/45926 |
