Akses Orang Rimba terhadap Hutan Setelah Ekspansi Perkebunan Kelapa Sawit Oleh PT. Tidar Kerinci Agung di Solok Selatan Studi: Akses terhadap Sumber Daya melalui Teori Akses

Senora, Serly (2025) Akses Orang Rimba terhadap Hutan Setelah Ekspansi Perkebunan Kelapa Sawit Oleh PT. Tidar Kerinci Agung di Solok Selatan Studi: Akses terhadap Sumber Daya melalui Teori Akses. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_4_Serly_Senora_21058116_8479_2025.pdf] Text
final_4_Serly_Senora_21058116_8479_2025.pdf

Download (2MB)

Abstract

Ekspansi perkebunan kelapa sawit PT. Tidar Kerinci Agung telah membawa perubahan besar bagi kehidupan Orang Rimba yang selama ini sangat bergantung pada hutan untuk bertahan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana Orang Rimba mengakses hutan setelah adanya ekspansi perkebunan, menggambarkan bentuk akses formal dan informal yang mereka alami, serta menjelaskan strategi yang digunakan untuk tetap bertahan di tengah perubahan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumen pendukung, kemudian dianalisis menggunakan teori akses dari Ribot dan Peluso (2003). Teori ini menjelaskan bahwa kemampuan seseorang untuk memanfaatkan sumber daya tidak hanya ditentukan oleh kepemilikan hukum, tetapi juga oleh faktor sosial, ekonomi, politik, dan hubungan kekuasaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum adanya perkebunan, Orang Rimba bebas berburu, meramu, dan tinggal di hutan. Namun, setelah hutan berubah menjadi perkebunan kelapa sawit, akses mereka menjadi terbatas dan harus mendapat izin dari perusahaan. Dalam kondisi ini, hubungan sosial antara Orang Rimba dan pekerja kebun menjadi sangat penting. Melalui hubungan baik tersebut, Orang Rimba bisa meminta izin secara informal untuk mengambil brondolan sawit, mencari hasil hutan, atau mendapatkan bantuan dari pekerja dan pihak perusahaan. Hubungan ini menunjukkan adanya bentuk saling bergantung antara keduanya, di mana Orang Rimba berusaha menyesuaikan diri agar tetap bisa hidup di wilayah yang kini dikuasai perusahaan. Hasil ini dapat disimpulkan bahwa Orang Rimba tetap berusaha bertahan dengan cara membangun hubungan sosial, memanfaatkan pengetahuan lokal, dan beradaptasi dengan keadaan baru, meskipun hidup mereka berada di bawah tekanan dari perusahaan dan kebijakan negara atas hak guna usaha lahan hutan.Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dan perusahaan untuk lebih memperhatikan hak dan keberlangsungan hidup masyarakat adat serta kelestarian hutan.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Febrianto, Adri
UNSPECIFIED
Corrector
Putra, Eka Vidya
UNSPECIFIED
Corrector
Wirdanengsih, Wirdanengsih
UNSPECIFIED
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi-S1
Depositing User: Sri Yulianti S.IP
Date Deposited: 10 Aug 2026 01:09
Last Modified: 10 Aug 2026 01:10
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/45922

Actions (login required)

View Item
View Item