Makna Masiuk Panggi Pada Upacara Perkawinan di Koto Beringin, Kota Sungai Penuh,Jambi

Sabili, Muhammad Farrel (2024) Makna Masiuk Panggi Pada Upacara Perkawinan di Koto Beringin, Kota Sungai Penuh,Jambi. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_4_MUHAMMAD_FARREL_SABILI_18058027_9696_2025.pdf] Text
final_4_MUHAMMAD_FARREL_SABILI_18058027_9696_2025.pdf

Download (2MB)

Abstract

Tradisi masiuk panggi adalah memenuhi undangan kerabat yang akan melangsungkan upacara pernikahan. Aktivitas masiuk panggi dilakukan oleh ibuibu (wanita) masyarakat Desa Koto Beringin, dengan membawa bungkiuh (wadah yang dibungkus dengan kain) yang berisi beras, kelapa, minyak dan lain sebagainya. masiuk panggi yang berkembang pada masyarakat Desa Koto Beringin diawali dengan proses mengundang masyarakat. Tidak seluruh anggota masyarakat diperkenankan untuk mengikuti aktivitas masiuk panggi. Hanya individu yang menerima sirih sebagai tanda undangan yang memiliki hak untuk menghadiri kegiatan tersebut. Namun demikian, tidak semua penerima sirih secara otomatis memenuhi undangan atau hadir dalam acara masiuk panggi.Berdasarkan fenomena tersebut, diasumsikan bahwa tradisi masiuk panggi memiliki makna kultural yang signifikan bagi masyarakat Koto Beringin. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganalisismakna tradisi masiuk panggi dalam kehidupan sosial masyarakat Koto Beringin. Penelitian ini dianalisis dengan perspektif teori Interpretatif oleh Clifford Geertz. Teori interpretatif menekankan arti penting partikularitas suatu kebudayaan dan berpendirian bahwa sasaran sentral dari kajian sosial adalah interpretasi dari praktek-praktek manusia yang bermakna suatu kejadian atau praktek-praktek sosial dalam konteks sosial tertentu. Tradisi masiuk panggi yang dilaksanakan oleh masyarakat Desa Koto Beringin merupakan suatu tradisi yang memiliki makna tersendiri. Pelaksanaannya berawal dari penafsiran masyarakat pendukungnya, serta dicerminkan melalui kegiatan yang berhubungan dengan tradisi tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif tipe etnografi. Informan penelitian dipilih dengan cara purposive sampling dengan total informan 23 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipasi aktif dan wawancara mendalam. Untuk mendapatkan validitas dilakukan triangulasi data berdasarkan sumber, teknik, waktu, dan analisis interpretatif dengan langkahlangkah hermeneutik data, menginterpretasikan data dan interpertatif dipresentasikan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa makna tradisi masiuk panggi bagi masyarakat Desa Koto Beringin Kecamatan Hamparan Rawang Kota Sungai Penuh yaitu; (1) Prestise/ kebanggaan, (2) Ajang Tolong Menolong (Gotong Royong); (3) Ajang Silatuhrahmi; dan (4) Memperkuat Solidaritas

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Fitriani, Erda
UNSPECIFIED
Corrector
Febrianto, Adri
UNSPECIFIED
Corrector
Wirdanengsih, Wirdanengsih
UNSPECIFIED
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi-S1
Depositing User: Sri Yulianti S.IP
Date Deposited: 07 Aug 2026 08:38
Last Modified: 07 Aug 2026 08:38
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/45897

Actions (login required)

View Item
View Item