Artikanedi, Aura (2026) Laporan Studi Kasus: Penerapan Standar Pelayanan Prosedur (SOP) Clear Up dalam Mendukung Kepuasan Tamu Studi Kasus di Rock Salt Beach Club & Bar Harris Ressort Barelang Batam. Working Paper. FPP UNP.
4_AURA ARTIKANEDI24135067_2026.pdf
Download (9MB)
Abstract
Proses clear up merupakan salah satu tahapan penting dalam pelayanan restoran yang berperan dalam menjaga kebersihan, kerapian, dan kenyamanan area makan serta mendukung kepuasan tamu. Pelaksanaan clear up harus dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), yaitu dengan memperhatikan waktu yang tepat, meminta izin kepada tamu sebelum mengangkat peralatan makan, serta membersihkan dan menata kembali meja agar siap digunakan oleh tamu berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) clear up di Rock Salt Beach Club & Bar HARRIS Resort Barelang Batam, mengidentifikasi kendala yang dihadapi waiter dalam pelaksanaannya, serta memberikan rekomendasi perbaikan guna mendukung peningkatan kepuasan tamu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas Supervisor Food and Beverage Service serta waiter yang bertugas di Rock Salt Beach Club & Bar HARRIS Resort Barelang Batam. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SOP clear up pada Rock Salt Beach Club & Bar secara umum telah dilaksanakan sesuai dengan standar operasional hotel. Waiter telah menerapkan tahapan clear up dengan memastikan tamu telah selesai menikmati hidangan, meminta izin sebelum mengangkat peralatan makan, membersihkan meja, serta menata kembali meja sesuai standar pelayanan. Namun demikian, masih ditemukan beberapa kendala, seperti keterlambatan melakukan clear up pada saat operasional ramai (peak hour), kurangnya koordinasi antarwaiter, serta kesalahan dalam mengangkat piring ketika tamu masih berada di meja karena kurangnya observasi terhadap kondisi tamu dan komunikasi sebelum melakukan clear up. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi waiter melalui pelatihan dan refreshment training, penguatan koordinasi antaranggota tim, serta evaluasi penerapan SOP secara berkala agar kualitas pelayanan semakin optimal dan kepuasan tamu dapat terus ditingkatkan.
| Item Type: | Monograph (Working Paper) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Suyuthie, Hijriyantomi UNSPECIFIED |
| Subjects: | Hospitality > Hoaspitality Management |
| Divisions: | Fakultas Pariwisata dan Perhotelan > Manajemen Perhotelan-D4 |
| Depositing User: | Sudia Ajjronisa S.Sos |
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 01:51 |
| Last Modified: | 07 Aug 2026 01:51 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/45859 |
