Putri, Dhabita Zifa (2026) Studi Kasus Penerapan Prosedur FIFO (First in first out) pada Penyimpanan Bahan Baku di Kitchen Department pada Hotel AP Premier Batam. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.
4_DHABITA ZIFA PUTRI_ 24135165_2026.pdf
Download (1MB)
Abstract
FIFO (First In, First Out) adalah sistem yang mengharuskan barang pertama masuk dan harus menjadi barang yang pertama kali keluar, atau produk yang lebih dulu diterima harus lebih dahulu didistribusikan. Tujuan penelitiannya untuk menganalisis efisiensi pengelolaan persediaan dan peran FIFO di Hotel AP Premier Batam. Fokus utamanya mencakup menekan risiko kedaluwarsa/kerusakan, mengoptimalkan Harga Pokok Penjualan (HPP), serta menjaga kesesuaian nilai aset dengan pergerakan fisik barang. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Yaitu data yang dikumpulkan melalui obsevasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek yang diambil pada waktu membuat studi kasus ini adalah wawancara dari senior sous chef, sous chef, dan chef. Berdasarkan hasil studi, ditemukan beberapa kendala utama, antara lain: (1) Adanya risiko pembusukan atau penurunan kualitas bahan baku jika penataan stok di dalam ruang penyimpanan tidak terpantau dengan baik, (2) Tekanan operasional yang tinggi saat menangani lonjakan tamu breakfast dan pesanan ala’carte berpotensi memicu kelalaian staf dalam mengambil bahan makanan sesuai urutan waktu masuk, (3) Keterlambatan pengiriman bahan baku dari pihak vendor yang mengganggu kestabilan sirkulasi stok barang lama dan baru di gudang dapur, (4) Terjadinya miscommunication baik antar-sesama tim dapur maupun dengan tim F&B Service mengenai ketersediaan bahan baku yang siap diolah. Rekomendasi untuk kendala ini, gunakan kontainer plastik bening berlabel transparan agar kondisi fisik dan kesegaran bahan baku dapat terpantau langsung secara visual tanpa perlu membuka wadah satu per satu, tata letak ruang penyimpanan diatur agar stok lama dijangkau paling utama secara alami (misal: menggunakan sistem rak gravity flow di mana barang lama otomatis bergeser ke depan saat barang depan diambil), tentukan batas minimum ketersediaan bahan baku kritis. Lakukan pemesanan ulang (reorder) sebelum stok mencapai titik kritis agar operasional tidak mengalami krisis persediaan saat terjadi keterlambatan dari vendor, lakukan briefing singkat gabungan antara tim Kitchen dan F&B Service sebelum layanan breakfast atau dinner dimulai untuk mengondisikan menu spesial, bahan yang harus diprioritaskan untuk dihabiskan, maupun bahan yang stoknya sedang terbatas. Objeknya adalah kendala/masalah yang terjadi di department kitchen AP Premier Batam
| Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Harmawan, Violintikha UNSPECIFIED |
| Subjects: | Hospitality > Hoaspitality Management |
| Divisions: | Fakultas Pariwisata dan Perhotelan > Manajemen Perhotelan-D4 |
| Depositing User: | Sudia Ajjronisa S.Sos |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 07:13 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 07:13 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/45848 |
