Allisa, Dyvia (2024) Koreografi Tari Sentak Ilau di Sanggar Seni Nan Gombang Painan Kabupaten Pesisir Selatan. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.
B1_6_DYVIA_ALLISA_19332016_3928_2025.pdf
Download (7MB)
Abstract
Tari Sentak Ilau merupakan tari kreasi yang berangkat dari peristiwa yang dialami oleh masyarakat Sungai Liku Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan. Yang mana harimau masuk kepermukiman tempat tinggal masyarakat yang menbuat masyarakat resah dan ketakutan maka dengan upacara atau tradisi ilau lah harimau tersebut di tangkap dan dikembalikan ke tempat asalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan, mendiskripsikan dan menganalisis Koreografi Tari Sentak Ilau di Sanggar Seni Nan Gombang Painan Kabupaten Pesisir Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri dan dibantu dengan instrument pendukung seperti alat tulis dan kamera. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi. Langkah-langkah menganalisis data adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk koreografi Tari Sentak Ilau di Sanggar Seni Nan Gombang Painan Kabupaten Pesisir Selatan terdiri dari Gerak, Dinamika, Desain Dramatik, Desain Lantai, Kostum, Properti, Komposisi Kelompok, dan Iringan Tari. Gerakan penari laki-laki dan penari perempuan umumnya hampir sama namun ada beberapa gerakan laki-laki yang tidak dilakukan perempuan yaitu seperti Bagaluik, Rantak. Pada tari Sentak Ilau dinamika yang sering muncul yaitu dengan intensitas dan tenaga Sedang. Suasana dramatik pada tari Sentak Ilau adalah kerucut tunggal yang mana pada gerakan awal diawali dengan suasana tenang. Pada gerakan terakir semua penari menepuk galembong dengan keras sehingga memberikan suasana tegang. Pada tari Sentak Ilau Pola Lantai yang sering digunakan yaitu pola lantai garis lurus dan lengkung. Pada tari sentak ilau ini kostum yang digunakan para penari perempuan ialah memakai baju kuruang basiba modifikasi warna hitam, untuk celana memakai galembong, kepala penari perempuan memakakai kain yang terbuat dari kain dalamak yang di kreasikan oleh sanggar dengan kain tile warna hitam dan merah. Memakai sasampiang yang terbuat dari kain songket kombinasi warna kuning emas, dan benang emas. Untuk penari laki-laki memakai baju taluak balango, celana memakai galembong dan pakai sesampiang yang tebuat dari kain songket kombinasi warna kuning emas dan memakai ikat kepala yang terbuat dari kain dalamak berbentuk segitiga berwarna merah kombinasi kuning emas dan Ikat pinggang yang digunakan untuk mengikat sesampiang. Properti yang digunakan yaitu Kain Panjang. Pada tari Sentak Ilau alat music yang digunakan adalah seperti rabab, dan dikayakan oleh tambua, jimbe, talempong, saluang, pupuik dan diiringi dengan Vocal atau dendang anak balam. Komposisi Kelompok yang digunakan pada Tari Sentak Ilau adalah Broken (terpecah), unison (serempak) dan canon.
| Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Rosalina, Venny UNSPECIFIED Corrector Desfiarni, Desfiarni UNSPECIFIED Corrector Nerosti, Nerosti UNSPECIFIED |
| Subjects: | N Fine Arts > N Visual arts (General) For photography, see TR N Fine Arts > NX Arts in general |
| Divisions: | Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Tari-S1 |
| Depositing User: | Ridha Prima Adri S.Sos |
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 03:47 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 03:47 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/45647 |
