Fenomena Pernikahan Anak di Bawah Umur: Studi di Kenagarian Sungai Buluh kecamatan Batang Anai kabupaten Padang Pariaman

Oktafiandi, Edo (2014) Fenomena Pernikahan Anak di Bawah Umur: Studi di Kenagarian Sungai Buluh kecamatan Batang Anai kabupaten Padang Pariaman. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_3_EDO_OKTAFIANDI_02370_154_2014.pdf] Text
final_B1_3_EDO_OKTAFIANDI_02370_154_2014.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi banyaknya pernikahan yang terjadi pada anak di bawah umur di Kenagarian Sungai Buluh, dampak yang ditunjukan adalah tidak tercapainya suatu tujuan pernikahan menurut undang-undang dan terjadinya rumah tangga yang tidak baik seperti terjadinya perceraian yang sangat mudah, anak-anak yang terlantar.Peneliti membatasi masalah tentang fenomena pernikahan di bawah umur.Tujuannya untuk melihat lebih jauh lagi fenomena terjadinya pernikahan di bawah umur. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif.Pengumpulan data dengan melakukan observasi dan wawancara menggunakan alat berupa pedoman wawancara dengan subjek penelitian pasangan yang melakukan pernikahan di bawah umur, orangtua dari pasangan yang melakukan pernikahan di bawah umur, KUA, tokoh agama, tokoh adat, wali Nagari, ketua PKK dan cadiak pandai. Menggunakan teknik pengujian keabsahan data dengan teknik Trianggulasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa fenomena pernikahan di bawah umur terjadi karena beberapa faktor diantaranya., dapat dilihat yaitu dari segi ekonomi masih kurang bertanggung jawabnya si remaja dalam pernikahannya, dari segi pendidikan, masih rendahnya pendidikan orangtua sehingga orangtua tidak mengetahui Undang-undang dalam pernikahan dan tidak memahami akibat dari pernikahan tersebut. Dari segi pergaulan masih banyak orangtua yang kurang mengontrol pergaulan anak-anaknya sehingga anaknya terpaksa dinikahkan di bawah umur karena telah melakukan perbuatan yang dilarang oleh agama. Dari segi hukum dan agama pernikahan di bawah umur sangat bertentangan. Sedangkan dari segi budaya, masih ada masyarakatnya yang menganut ajaran budaya kuno terhadap pernikahan. Selain faktor yang mempengaruhi pernikahan di bawah umur, dapat dilihat juga akibat dari pernikahan di bawah umur yaitu perceraian, angka kematian yang cepat, karena melahirkan diusia muda dan segi psikologi belum siap lahir dan bathin dalam posisi mereka.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Adnan, M. Fachri
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Magriasti, Lince
UNSPECIFIED
Corrector
Fatmariza, Fatmariza
UNSPECIFIED
Corrector
Montesstori, Maria
UNSPECIFIED
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan-S1
Depositing User: Dina Aulia Sari S.IP
Date Deposited: 08 Jul 2026 06:55
Last Modified: 08 Jul 2026 06:56
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/45093

Actions (login required)

View Item
View Item