Tradisi Penggunaan Minuman Keras (TUAK) Pada Remaja di Desa Parongil Kabupaten Dairi Sumatera Utara.

Sihombing, Hasoloan (2013) Tradisi Penggunaan Minuman Keras (TUAK) Pada Remaja di Desa Parongil Kabupaten Dairi Sumatera Utara. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_3_HASOLOAN_SIHOMBING_02338_980_2013.pdf] Text
final_B1_3_HASOLOAN_SIHOMBING_02338_980_2013.pdf

Download (491kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman Remaja tentang Tradisi Penggunaan Minuman Keras (TUAK) serta masih banyaknya remaja tidak memahami makna dan symbol-simbol adat yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan prosesi Penggunaan Minuman Keras (TUAK) , nilai dan makna yang terkandung dalam prosesi Penggunaan Minuman Keras (TUAK) serta perilaku remaja setelah penggunaan minuman keras (TUAK) di Desa Parongil Kabupaten Dairi Sumatera Utara. Penelitian ini berupa penelitian Kualitatif Deskriptif. Informan penelitian adalah Tokoh Masyarakat, masyarakat umum, Orang Tua, dan remaja yang terlibat dalam langsung dalam Tradsii penggunaan minuman keras (TUAK). Pemilihan Informan dilakukan dengan teknik Snowball Sampling. Teknik dan alat pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Teknik menguji keabsahan data dilakukan melalui Teknik ketekunan pengamatan dan Triangulasi. Dan Teknik analisis data dilakukan beberapa tahap dimulai dari Pengumpulan data, Reduksi data, Penyajian data, dan Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah remaja di Desa Parongil melaksanakan tradisi penggunaan minuman keras (TUAK) setiap hari di dalam masyarakat. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa tradisi penggunaan minuman tuak merupakan tradisi yang turun-temurun dilaksanakan pada sore hari mulai pukul 17.00 WIB di kedai tuak dan di rumah remaja. Tujuannnya agar tercipta kebersamaan di dalam masyarakat dan Minuman Tuak digunakan dalam acara adat Batak. Tradisi penggunaan minuman keras (TUAK) merupakan suatu bentuk kebudayaan khas orang Batak. Khususnya remaja tidak mengetahui secara pasti apa yang menjadi makna dan nilai dari penggunaan minuma keras (TUAK) dalam masyarakat sehingga menimbulkan akibat-akibat sehingga terjadi perilaku menyimpang yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
UNSPECIFIED
Putra, Ideal
UNSPECIFIED
UNSPECIFIED
Indrawadi, Junaidi
UNSPECIFIED
UNSPECIFIED
Ananda, Azwar
UNSPECIFIED
UNSPECIFIED
Syamsir, Syamsir
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: TRADISI PENGGUNAAN MINUMAN KERAS
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
Q Science > QM Human anatomy
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan-S1
Depositing User: Mutia Farida S.Sos
Date Deposited: 01 Jul 2026 01:09
Last Modified: 01 Jul 2026 01:09
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/44844

Actions (login required)

View Item
View Item