Yulvitra, Ariza (2011) Tradisi Maarak Padi Saratuih dalam Prosesi Perkawinan di Nagari Singkarak Kabupaten Solok. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.
final_B1_3_ARIZA_YULVITRA_73659_767_2012.pdf
Download (674kB)
Abstract
Penelitian ini mengungkapkan tentang bagaimana jalannya tradisi maarak padi saratuih, makna dan nilai yang terkandung dengan diadakannya tradisi maarak padi saratuih, dan penyebab masyarakat masih mempertahankan tradisi maarak padi saratuih dalam posesi perkawinan di Nagari Singkarak kabupaten Solok. Dalam kenyataannya banyak generasi muda yang kurang mengetahui jalanya tradisi, makna dan nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah orang-orang yang mengetahui secara mendalam tentang masalah-masalah yang diteliti. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi lapangan dan studi dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan interactive analisis. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan Tradisi maarak padi saratuih meliputi proses-proses antara lain pengantin yang di arak harus sudah ada dirumah induak bako tersebut. Setelah itu para peserta dan alat-alat yang akan dibawa pada saat acara tradisi maarak padi saratuih dikumpulkan dirumah induak bako. Setelah semua nya terkumpul maka acara arak-arakan tersebut dimulai. Makna yang terkandung didalam tradisi maarak padi saratuih bahwa induak bako memberitahukan pada masyarakat bahwa anak pisangnya telah mendapatkan jodoh, mempunyai anak pisang yang berharga dan ikut meramaikan acara perkawinan anak pisangnya. Nilai yang terkandung didalam tradisi maarak padi saratuih bahwa induak bako ikut serta di dalam biaya perkawinan, ikut menolong anak pisangnya diadalam acara perkawinan dan sebagai pelestarian budaya. Penyebab masyarakat mempertahankan tradisi maarak padi saratuih adalah, karena tradisi ini mampu mempertahankan ciri khas daerah setempat dan mampu menaikan status sosial seseorang dalam masyarakat, karena tradisi ini menjadi media pemberitahuan kepada masyarakat karena anak pisangnya telah mendapatkan jodoh. Tradisi ini berfungsi sebagai tolong menolong induak bako terhadap anak pisangnya. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tradisi maarak padi saratuih masih tetap dipertahankan oleh masyarakat Nagari singkarak karena merupakan tradisi dari nenek moyang mereka dahulunya dan merupakan ajang pengikat tali silaturahmi. Hendaknya seluruh anggota masyarakat mempertahankan adat atau tradisi maarak padi saratuih yang telah dijaga dan dijalankan oleh generasi yang terdahulu dengan cara tetap konsisten melaksanakannya.
| Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Nurman, Nurman UNSPECIFIED Corrector Syamsir, Syamsir UNSPECIFIED Corrector Karjuni, Karjuni UNSPECIFIED Corrector Hasan, Muhardi UNSPECIFIED Corrector Gustina, Heni Candra UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | TRADISI MAARAK PADI SARATUIH, PERKAWINAN, KENAGARIAN |
| Subjects: | J Political Science > JA Political science (General) J Political Science > JC Political theory |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan-S1 |
| Depositing User: | Mutia Farida S.Sos |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 01:22 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 01:22 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/44428 |
