Pergeseran Tradisi Batagak Kudo-kudo di Nagari Pakandangan Kecamatan Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman 2013

Putra, Resya (2014) Pergeseran Tradisi Batagak Kudo-kudo di Nagari Pakandangan Kecamatan Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman 2013. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_03_RESYA_ PUTRA_79225_4426_2014.pdf] Text
final_B1_03_RESYA_ PUTRA_79225_4426_2014.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Nagari Pakandangan Kecamatan Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman. Peneliti melihat tradisi batagak kudokudo di Kecamatan Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman yang saat ini nilai-nilai tradisi nya mulai berkurang. Hal ini dapat dilihat dari perubahan
budaya gotong royong dalam tradisi batagak kudo-kudo di nagari pakandangan di Kecamatan Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman. Tradisi batagak kudokudo merupakan tardisi yang dilakukan sebelum mengatap rumah. Dalam pelaksanaannya diperlukan berbagai persiapan untuk melaksanakan tradisi
batagak kudo-kudo tersebut serta sejumlah pihak turut serta dalam tradisi tersebut.Namun dalam kenyataanya pelaksanaan tradisi batagak kudo-kudo pada kenyataanya semakin berkurang dalam kehidupan masyarakat nagari, terlebih lagi
terjadi sejumlah pergeseran nilai-nilai dalam pelaksanaan tradisi batagak kudokudo tersebut.Penelitian
ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan tradisi batagak
kudo-kudo,pergeseran-pergeseran yang terjadi, faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pergeseran, dan dampak terjadinya pergeseran tradisi batagak kudokudo
tersebut.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Informan dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu penetapan informan penelitian yang memfokuskan pada informan terpilih. Data dikumpulkan melalui wawancara,
observasi dan studi dokumentasi dengan menggunakan alat pengumpul data berupa camera digital, pedoman wawancara dan lembaran observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pergeseran yang terjadi pada tradisi batagak kudo-kudo adalah pergeseran nilai kebersamaan menjadi individualisme
masyarakat batagak kudo-kudo dimana masyarakat lebih bersikap sendiri-sendiri dan lebih banyak dilakukan oleh tukang, sudah tidak ada sikap gotong royong serta berubahnya sikap peduli menjadi sikap tidak mau tahu yaitu, tidak peduli dengan keada an sekitarnya masih tertanam sikap individualisme

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Syamsir, Syamsir
UNSPECIFIED
Corrector
Putra, Ideal
UNSPECIFIED
Corrector
Sari, Estika
UNSPECIFIED
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan-S1
Depositing User: Sri Yulianti S.IP
Date Deposited: 15 Jun 2026 02:13
Last Modified: 15 Jun 2026 02:13
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/43994

Actions (login required)

View Item
View Item