Analisis Hidrogeologi Untuk Rencana Sistem Penyaliran di Pit S22gn Penambangan Batubara tahun 2018 pt. Riung Mitra Lestari Jobsite PT. Kitadin Desa Embalut Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur

Syarastika, Jessy (2018) Analisis Hidrogeologi Untuk Rencana Sistem Penyaliran di Pit S22gn Penambangan Batubara tahun 2018 pt. Riung Mitra Lestari Jobsite PT. Kitadin Desa Embalut Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri padang.

[thumbnail of final_B1_12_JESSY_SYARASTIKA_14137083_3836_2018.pdf] Text
final_B1_12_JESSY_SYARASTIKA_14137083_3836_2018.pdf

Download (592kB)

Abstract

PT. Riung Mitra Lestari melakukan operasi penambangan pada dua pit, yaitu pit GSB02 dan pit S22GN. Pit S22GN memiliki luas area bukaan tambang sebesar 20,8 Ha. Pada pit S22GN ini, kegiatan produksi berlangsung dari bulan Januari 2018. Berdasarkan pengamatan di lapangan, terdapat banyak genangan air di sekitar front penambangandan jalan angkut, sehingga dapat mengganggu proses penambangan. Hal ini disebabkan karena belum tertatanya sistem penyaliran tambang yang baik dan juga kondisi topografi yang relatif landai, sehingga air sulit untuk mengalir secara alami. Selain itu, terlihat adanya catchment area yang cukup luas seiring kemajuan penambangan yang mengakibatkan debit limpasan permukaan semakin besar. Dalam merancang sistem penyaliran tambang diperlukan suatu analisis hidrogeologi untuk menentukan debit air limpasan yang akan masuk ke pit penambangan. Rencana sistem penyaliran tambang dirancang berdasarkan kemajuan penambangan tahun 2018. Berdasarkan analisis data curah hujan tahun 2008-2017, diperoleh curah hujan rencana adalah 98,96 mm/hari, dengan tinggi intensitas hujan berbeda-beda pada masing-masing catchment area dengan periode ulang hujan 2 tahun. Pada rencana sistem penyaliran tambang tahun 2018, debit limpasan air permukaan sebesar 3636 m3/jam dan debit limpasan air tanah sebesar 131,017 m3/jam untuk catchment area I yang mengarahkan air menuju front penambangan, sedangkan debit limpasan air permukaan sebesar 1927,6 m3/jam untuk catchment II yang mengarahkan air menuju zona mine out. Terdapat 2 sump yaitu sump temporary dan main sump, 2 saluran terbuka/open channel berbentuk trapesium. Sistem pemompaan yang dilakukan menggunakan pipa HDPE dan 2 unit pompa merk Volvo KSB LCC-H 200-610. Kolam pengendapan lumpur/settling pond direncanakan 5 kompartemen dengan kapasitas masing-masingkompartemen sebesar 1313,424 m3.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Kasim, Tamrin
UNSPECIFIED
Corrector
Murad MS, Murad MS
UNSPECIFIED
Corrector
Har, Rusli
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: SISTEM PENYALIRAN TAMBANG, ANALISIS HIDROGEOLOGI, CATCHMENT AREA, OPEN CHANNEL, KOLAM PENGENDAPAN LUMPUR
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Pertambangan-S1
Depositing User: Fitri Yelli S.Sos
Date Deposited: 15 Jun 2026 02:12
Last Modified: 15 Jun 2026 02:12
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/43993

Actions (login required)

View Item
View Item