Konsepsi Bersih dan Kotor pada Masyarakat Kelurahan Rimbo Kaluang Kota Padang

Wulandari, Sri (2014) Konsepsi Bersih dan Kotor pada Masyarakat Kelurahan Rimbo Kaluang Kota Padang. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_03_SRI _WULANDARI_55328_4323_2014.pdf] Text
final_B1_03_SRI _WULANDARI_55328_4323_2014.pdf

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan melihat adanya pemukiman kumuh yang berada di pusat Kota dan kawasan wisata Kota Padang. Padahal untuk menciptakan lingkungan bersih, pemerintah telah mencanangkan suatu program berupa penghargaan Adipura agar suatu kota tampak bersih. Pertanyaan penelitian yaitu bagaimana konsepsi bersih dan kotor pada masyarakat Kelurahan Rimbo Kaluang. Adapun tujuan penelitian adalah menjelaskan konsepsi bersih dan kotor pada masyarakat Kelurahan Rimbo Kaluang Kota Padang dilihat dari lingkungan kumuh pada kawasan tersebut akibat perilaku masyarakat itu sendiri. Pada penelitian ini teori yang dipakai adalah teori etnosains dengan pendekatan etnoekologi yang pertama kali diperkenalkan oleh Conklin. tujuannya adalah melukiskan lingkungan sebagaimana dilihat oleh masyarakat yang diteliti. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang berusaha menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Tipe penelitian adalah etnografi. Informan penelitian yaitu diarahkan kepada masyarakat Kelurahan Rimbo Kaluang khususnya RT 04 dan RT 05. Jumlah informan penelitian sebanyak 33 orang yang merupakan anggota masyarakat dan pegawai Kelurahan. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara. Observasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah partisipasi pasif, sedangkan wawancara yang dilakukan adalah indepth interview atau wawancara mendalam. Hasil penelitian ini adalah konsepsi bersih pada masyarakat Kelurahan Rimbo Kaluang dapat dilihat dari indak banyak sampah baserak (tidak banyak sampah berserakan), lamak dicaliak (enak dilihat), indak baserak (tidak berantakan) serta indak babaun (tidak berbau). Sedangkan konsepsi kotor menurut masyarakat Kelurahan Rimbo Kaluang adalah banyak sampah, indak lamak dicaliak (tidak enak dilihat), indak barasiah (tidak bersih), babaun (berbau), serta ba abu (berdebu). Pola pikir masyarakat dengan perilaku kotor yaitu padia se lah (biarkan saja), Sarok hanyuik dibaok aie pasang (sampah hanyut dibawa air pasang), Indak awak surang se (tidak saya sendiri saja).

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Susilawati, Nora
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Fitriani, Erda
UNSPECIFIED
Corrector
Ikhwan, Ikhwan
UNSPECIFIED
Corrector
Febrianto, Adri
UNSPECIFIED
Corrector
Syafrini, Delmira
UNSPECIFIED
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi-S1
Depositing User: Sudia Ajjronisa S.Sos
Date Deposited: 12 Jun 2026 09:25
Last Modified: 12 Jun 2026 09:25
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/43956

Actions (login required)

View Item
View Item