Konflik Lahan antara Peladang Pendatang dan Peladang Setempat di Kecamatan Batang Merangin Kabupaten Kerinci.

Kulpianti, Nurma (2018) Konflik Lahan antara Peladang Pendatang dan Peladang Setempat di Kecamatan Batang Merangin Kabupaten Kerinci. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_03_NURMA_KULPIANTI_14052032_3752_2018.pdf] Text
final_B1_03_NURMA_KULPIANTI_14052032_3752_2018.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan tentang konflik lahan antara peladang pendatang dan peladang setempat di Kecamatan Batang Merangin Kabupaten Kerinci. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya konflik lahan dan bagaimana upaya yang dilakukan pemerintah kabupaten kerinci dalam menyelesaikan konflik lahan antara peladang pendatang dan peladang setempat di Kecamatan Batang Merangin Kabupaten Kerinci. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian menggunakan teknik purposive sampling dan teknik snowball sampling. Jenis data dan sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data sekuder. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Teknik analisis data yaitu melalui cara pengumpulan data, reduksi data dan penarikan kesimpulan serta peneliti menggunakan analisis pohon konflik dan analisis kekuatan konflik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor penyebab terjadinya konflik lahan ini antara lain: a) perebutan sumber daya lahan b) komunikasi yang tidak baik c) adanya kecemburuan sosial d) adanya tindakan pencurian, penjarahan, penyerobotan dan pembakaran rumah ladang milik peladang pendatang yang dilakukan oleh oknum peladang setempat. Sedangkan upaya penyelesaian konflik dilakukan dengan dua cara yaitu musyawarah (negotiation) dan mediasi, upaya penyesaian secara musyawarah (negotiation) tidak berhasil kemudian upaya penyelesaian konflik lahan dilakukan dengan cara mediasi, yang menjadi mediator yaitu Pemerintah Daerah Kabupaten Kerinci. Cara yang dapat menyelesaikan konflik lahan antara peladang pendatang dan peladang setempat adalah dengan cara mediasi yaitu peladang pendatang sepakat akan ikut serta membantu kemajuan pembangunan desa setempat dan peladang setempat sepakat akan menjaga keamanan dan ketertiban peladang pendatang. Berdasarkan temuan penelitian, peneliti menyarankan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kerinci harus membuat kejelasan hukum atas lahan perladangan yang diperebutkan peladang pendatang dan peladang setempat di Kecamatan Batang Merangin Kabupaten Kerinci.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Dewi, Susi Fitria
UNSPECIFIED
Corrector
Akmal, Akmal
UNSPECIFIED
Corrector
Indrawadi, Junaidi
UNSPECIFIED
Corrector
Suryanef, Suryanef
UNSPECIFIED
Corrector
Nurman, Nurman
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: KONFLIK LAHAN
Subjects: G Geography
K Law > KZ Law of Nations
Divisions: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi-S1
Depositing User: Mutia Farida S.Sos
Date Deposited: 04 Jun 2026 02:16
Last Modified: 04 Jun 2026 02:16
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/43413

Actions (login required)

View Item
View Item