Perencanaan Penambangan Jangka Menengah (Quarterly Plan ) Limestone Bukit Tajarang PT. Semen Padang

Refki, Refki (2017) Perencanaan Penambangan Jangka Menengah (Quarterly Plan ) Limestone Bukit Tajarang PT. Semen Padang. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri padang.

[thumbnail of final_B1_11_REFKI_1307295_4136_2017.pdf] Text
final_B1_11_REFKI_1307295_4136_2017.pdf

Download (1MB)

Abstract

PT. Semen Padang adalah salah satu perusahaan Industri semen yang sedang melakukan penambangan limestone di Bukit Tajarang , Padang, Provinsi Sumatera Barat. Metode penambangan yang digunakan oleh PT. Semen Padang adalah Quarry type Side Hill dan telah membuat perencanaan penambangan jangka panjang penambangan di area baru Bukit Tajarang dan selanjutnya akan dibuat perencanaan penambangan jangka menengah untuk tahun 2015-2019. Dari data blok model dan topografi perencanaan jangka menengah ini akan ditambang , hal yang pertama kali dilakukan adalah analisa blok model kemudian membuat desain quarry tersebut dengan rekomendasi geoteknik untuk tinggi lereng 15 meter, sudut lereng tunggal 80o dan lebar berm 5 meter. Mengenai analisis kadar rata- rata CaO 53,78% dan SiO2 1,497 % di Bukit Tajarang untuk perencanaan tahun 2015 – 2019 terdapat 23.188.447 ton limestone bisa ditambang dengan target produksi 386.474 ton per bulan. Penggunaan alat angkut dan alat muat mengalami peningkatan per tahunnya. Lebar jalan angkut pada jalan lurus adalah 24,0975 m. Jadi lebar jalan angkut minimum pada tikungan yang direncanakan yaitu 27,61 m. Lebar jalan angkut adalah 27,3645 m. Grade jalan didapat berdasarkan pembuatan design dengan nilai 10% untuk alat Dump Truck HD 785-5 dan 785-7. Crosslope sebesar 48,194 cm terhadap sisi jalan. Superelevasi adalah 0,052 mm/m. Terdapat 2 disposal yang akan menampung overburden. Disposal I di area Front I Bukit Karang putih dengan kapasitas 893.051ton, dan Disposal II di daerah Front III dengan kapasitas 2.729.433 ton Penyaliran tambang, curah hujan rencana diperoleh 34,56 mm/hari. Intensitas curah hujan rata-rata yaitu 28,10. Lokasi Bukit Tajarang dibagi menjadi 2 daerah tangkapan hujan yaitu DTH I seluas 320.616 m2, DTH II seluas 344.573 m2. Debit air hujan untuk DTH I sebesar 0,868 m3/jam, DTH II sebesar 0,933 m3/jam. Debit air limpasan untuk DTH I sebesar 0,651 m3/detik, DTH II sebesar 0,840 m3/detik. Berdasarkan penggunaan peralatan tambang, biaya dari tahun 2015 – 2016 untuk limestone $ 0,79/ton, tahun 2017 - 2018 $1,02 /ton dan untuk 2019 $ 1,04/ton, untuk biaya rental untuk kegiatan development mengalami kenaikan tiap tahunnya. Dapat disimpulkan bahwasanya untuk penambangan jangka menengah limestone di Bukit Tajarang layak untuk ditambang dan memenuhi target produksi yang ditetapkan.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Yulhendra, Dedi
UNSPECIFIED
Corrector
Octova, Adree
UNSPECIFIED
Corrector
Abdullah, Rijal
UNSPECIFIED
Corrector
Prabowo, Heri
UNSPECIFIED
Corrector
Anaperta, Yoszi Mingsi
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: PERENCANAAN TAMBANG, DESAIN TAMBANG
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Pertambangan-S1
Depositing User: Fitri Yelli S.Sos
Date Deposited: 26 May 2026 01:30
Last Modified: 26 May 2026 01:30
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/43191

Actions (login required)

View Item
View Item