Evaluasi Teknis Geometri Jalan Angkut Produksi Berdasarkan Ketentuan AASTHO terhadap Optimalisasi Produksi Dump Truck sebagai Upaya Pencapaian Target Produksi Batubara 1.000 ton/hari di Site Jebak PT. Nan Riang, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari, Jambi

Kurniawan, Redho (2018) Evaluasi Teknis Geometri Jalan Angkut Produksi Berdasarkan Ketentuan AASTHO terhadap Optimalisasi Produksi Dump Truck sebagai Upaya Pencapaian Target Produksi Batubara 1.000 ton/hari di Site Jebak PT. Nan Riang, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari, Jambi. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri padang.

[thumbnail of final_B1_11_REDHO_KURNIAWAN_1302675_2634_2018.pdf] Text
final_B1_11_REDHO_KURNIAWAN_1302675_2634_2018.pdf

Download (3MB)

Abstract

PT. Nan Riang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara. Sistem penambangan yang diterapkan oleh PT. Nan Riang adalah sistem tambang terbuka (surface mining) dengan metode open pit mining. PT. Nan Riang menetapkan target produksi batubara sebesar 1.000 ton/hari, berdasarkan data yang diperoleh di lapangan, produksi harian batubara hanya mencapai 828,69 ton/hari. Salah satu kegiatan penambangan yang dapat mempengaruhi produksi adalah pengangkutan. Faktor-faktor yang mempengaruhi operasi pengangkutan antara lain kondisi jalan, kondisi peralatan, kondisi cuaca dan keamanannya. Kondisi jalan angkut yang baik akan mempertinggi nilai efisiensi dan efektivitas kerja alat angkut serta tingkat keamanannya. Pada kegiatan pengangkutan batubara dari Pit Jebak menuju stockpile melewati jalan produksi yang memiliki panjang 1992,77 m. Dengan spesifikasi lebar jalan pada keadaan lurus berkisar antara 6,6m–9,4m dan pada tikungan berkisar antara 5m–11,5m. Dengan grade jalan berkisaran antara 3,5%-15,83%. Setelah dilakukannya evaluasi teknis geometri jalan, lebar minimum jalan angkut berdasarkan alat angkut terbesar di PT.Nan Riang adalah ADT Volvo A40E dengan lebar 3.4 m, maka lebar jalan untuk keadaan lurus 12 m dan untuk di tikungan 21 m. Grade jalan melebihi grade jalan maksimal keamanan yaitu 8%. Cross slope yang harus dibuat adalah 24 cm dan superelevasi yang dianjurkan 0,05, berarti setiap 1 meter lebar tikungan naik 47 mm/m. Produksi teoritis setelah perbaikan jalan menggunakan 5 unit dump truck adalah 966,45 ton/hari. Untuk mencapai target produksi dilakukan juga perbaikan waktu hambatan untuk meningkatkan waktu kerja efektif. Dengan efisiensi kerja yang meningkat dari 70,71% menjadi 75,4%, maka produksi perhari menjadi 1.102,38 ton/hari atau meningkat 33,02% dari produksi aktual

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Sumarya, Sumarya
UNSPECIFIED
Corrector
Pratama P, Rifky
UNSPECIFIED
Corrector
Heriyadi, Bambang
UNSPECIFIED
Corrector
Murad, Murad
UNSPECIFIED
Corrector
Octova, Adree
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: GEOMETRI JALAN, JALAN ANGKUT PRODUKSI, OPTIMALIASI PRODUKSI
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Pertambangan-S1
Depositing User: Fitri Yelli S.Sos
Date Deposited: 26 May 2026 01:29
Last Modified: 26 May 2026 01:30
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/43189

Actions (login required)

View Item
View Item