Analisis Sistem Penyaliran Tambang Terbuka Penambangan Batubara di PT. Kalimantan Prima Persada Jobsite PCNS, Desa Sebamban, Kec. Sungai Loban, Kab. Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan

Haq, Putri Arrina (2022) Analisis Sistem Penyaliran Tambang Terbuka Penambangan Batubara di PT. Kalimantan Prima Persada Jobsite PCNS, Desa Sebamban, Kec. Sungai Loban, Kab. Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri padang.

[thumbnail of final_B1_11_PUTRI_ARRINA_HAQ_18137022_6379_2022.pdf] Text
final_B1_11_PUTRI_ARRINA_HAQ_18137022_6379_2022.pdf

Download (2MB)

Abstract

PT. Kalimantan Prima Persada Jobsite PCNS merupakan salah satu perusahaan pertambangan batubara yang bergerak dalam bidang mining contractor. Dalam kegiatan penambangan dilakukan dengan menggunakan metode penambangan open pit atau tambang terbuka, yang menyebabkan terbentuknya cekungan yang cukup luas dan berpotensial untuk menjadi daerah tampungan air, baik yang berasal dari air limpasan permukaan maupun air tanah. Berdasarkan hasil perhitungan curah hujan dalam kurun waktu 12 tahun yaitu dari tahun 2010-2021, dengan luas catchment area sebesar 216,03 Ha, maka didapat nilai curah hujan rencana sebesar 182,38 mm dalam periode ulang 10 tahun, dengan intensitas hujan sebesar 62,46 mm/jam dan debit limpasan sebesar 20,2 �3/detik. Berdasarkan pengamatan kondisi lapangan dengan cara melihat perbedaan tinggi elevasi awal dan akhir yang terjadi pada Pit sump Majapahit, didapat jumlah air tanah yang masuk kedalam Pit sump Majapahit yaitu sebesar 1,35 �3/detik. Debit air total yang merupakan debit keseluruhan yang akan ditampung di sump didapatkan sebesar 21,55 �3/detik. Untuk head total pompa yang harus disediakan untuk mengalirkan jumlah air seperti direncanakan adalah sebesar 106,2 m, dengan daya pompa sebesar 32,77 kW atau 43,94 Hp, maka kegiatan pemompaan dengan satu buah pompa yang tersedia hanya mampu mengeringkan 20% dari jumlah seluruh air yang ada di sump. Banyaknya volume air yang ada di sump dalam sehari setelah dilakukan pemompaan yaitu sebesar 1.847.017,12 m3. Perhitungan ulang dimensi sump pada lokasi penelitian tidak diperlukan, karena tidak terdapatnya cadangan batubara yang ekonomis di bawah sump. Untuk desain saluran terbuka ekonomis diketahui lebar dasar saluran (b) adalah 1,25 m, kedalaman hidrolik (y) adalah 1,5 m, luas penampang basah (A), 3,18 �2, keliling basah (P) adalah 4,71 m, jari-jari hidrolik (R) adalah 0,75 m, panjang dari kemiringan saluran (a) adalah 1,495 m, lebar atas permukaan (B) adalah 2,99 m dan tinggi jagaan saluran (W) adalah 0,86 m, didapat debit saluran terbuka sebesar 4,8 �3/detik sehingga mampu menampung debit pemompaan yang dikeluarkan di outlet yang sebesar 0,216 �3/detik. Volume kolam pengendapan lumpur yang dibuat oleh Engineering Department PT. Kalimantan Prima Persada Jobsite PCNS sebesar 65.289 m3 sehingga dapat menampung jika curah hujan tinggi yaitu sebesar 64.880,95 m3 dan tidak perlu penambahan kolam kembali.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Har, Rusli
UNSPECIFIED
Corrector
Rahman, Harizona Aulia
UNSPECIFIED
Corrector
Burhamidar, Aulia Hidayat
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: AIR TANAH, CURAH HUJAN, DAERAH TANGKAPAN HUJAN, KOLAM PENAMPUNGAN AIR, KOLAM PENGENDAPAN LUMPUR, SALURAN TERBUKA
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Pertambangan-S1
Depositing User: Fitri Yelli S.Sos
Date Deposited: 25 May 2026 01:38
Last Modified: 25 May 2026 01:38
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/43079

Actions (login required)

View Item
View Item