Kajian Laju Infiltrasi Akhir pada DAS Batang Kandih Kota Padang Ditinjau dari Perbedaan Litologi Batuan, Tutupan Lahan, Kadar Air, Porositas Batuan, Konduktivitas Hidrolik Jenuh, Kepadatan. dan Matric Suction

Ermaningsih, Ermaningsih (2018) Kajian Laju Infiltrasi Akhir pada DAS Batang Kandih Kota Padang Ditinjau dari Perbedaan Litologi Batuan, Tutupan Lahan, Kadar Air, Porositas Batuan, Konduktivitas Hidrolik Jenuh, Kepadatan. dan Matric Suction. Bachelor/Tugas Akhir thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_11_ERMANINGSIH_1302679_4252_2018.pdf] Text
final_B1_11_ERMANINGSIH_1302679_4252_2018.pdf

Download (267kB)

Abstract

Laju infiltrasi adalah jumlah air yang masuk ke dalam tanah per satuan
waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju infiltrasi akhir ditinjau dari
perbedaan litologi batuan, tutupan lahan, kadar air, porositas batuan, konduktivitas
hidrolik jenuh, kepadatan, dan matric suction. Studi kasus penelitian dilakukan di
DAS Batang Kandih Kecamatan Koto Tangah Kota Padang pada 15 titik dengan
grid 1,5 km x 1,5 km.
Metode penelitian dilakukan dengan double ring infiltrometer untuk laju
infiltrasi; handboring untuk litologi batuan; falling head dan constant head untuk
konduktivitas hidrolik jenuh; sandcone untuk kepadatan tanah, tensiometer untuk
matric suction; serta pengujian sifat fisik sampel tanah di laboratorium. Analisis
data dilakukan dengan pemodelan spasial dan analisis statistik, sehingga
didapatkan model penyebaran laju infiltrasi akhir serta hubungan antara kadar air,
porositas batuan, konduktivitas hidrolik jenuh, kepadatan, dan matric suction
terhadap laju infiltrasi.
Hasil penelitian menunjukkan laju infiltrasi akhir adalah 0,128 cm/menit,
yang berarti zonasi resapan berada pada zona VI/E, dengan kemampuan resapan
sangat rendah. Melalui pemodelan statistik didapatkan nilai Y = 49,973 X1 +
0,017 X2 + 0,791 X3 – 0,003 X4 + 0,008 X5 + 0,418 dengan Y = Laju Infiltrasi,
X1 = Konduktivitas, X2 = Porositas Batuan, X3 = Kepadatan, X4 = Kadar Air,
X5 = Matric Suction. Nilai R2 adalah 0,83 yang berarti 83 % laju infiltrasi
dipengaruhi oleh variabel tersebut dan 17 % lainnya dipengaruhi oleh variabel
lain. Debit air yang mampu diresapkan ke dalam air tanah adalah 76.775,58
m3/jam/km2 maka volume air yang mampu diresapkan per jam nya ialah
76.775,58 m

Item Type: Thesis (Bachelor/Tugas Akhir)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Har, Rusli
UNSPECIFIED
Corrector
Andas, Jukepsa
UNSPECIFIED
Corrector
Octova, Adree
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Laju Infiltrasi, Kadar Air, Tutupan Lahan, Pemodelan Statistik, Konduktivitas Hidrolik
Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Pertambangan-S1
Depositing User: Risna Juita S.IP
Date Deposited: 22 May 2026 00:20
Last Modified: 22 May 2026 00:20
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/43005

Actions (login required)

View Item
View Item