Evaluasi Kebutuhan dan Estimasi Biaya Alat Muat Kobelco 380 dan Hitachi 350 dengan Alat Angkut Scania P360 dan Mercedez Actroz 4043 pada Pengupasan Overburden PT. Caritas Energi Indonesia Jobsite KBB, Sarolangun

Sandeir, Eric (2018) Evaluasi Kebutuhan dan Estimasi Biaya Alat Muat Kobelco 380 dan Hitachi 350 dengan Alat Angkut Scania P360 dan Mercedez Actroz 4043 pada Pengupasan Overburden PT. Caritas Energi Indonesia Jobsite KBB, Sarolangun. Bachelor/Tugas Akhir thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_11_ERIC_SANDEIR_14137073_3416_2018.pdf] Text
final_B1_11_ERIC_SANDEIR_14137073_3416_2018.pdf

Download (1MB)

Abstract

Berdasarkan pengamatan lapangan pada pengupasan overburden di PT. Caritas Energi Indonesia, didapatkan bahwa kegiatan produksi overburden belum optimal. Hal ini disebabkan oleh ketidakselarasan antara alat gali muat dan alat angkut, adanya peralatan yang bekerja tidak effisien serta faktor keserasian yang tidak serasi, yang terlihat dari adanya alat muat yang menunggu di lapangan. Secara aktual total produksi alat muat adalah 168.653,5 BCM/bulan, dan alat angkut 103.530,2 BCM/bulan, hal ini menyebabkan tidak tercapainya target produksi overburden yang telah direncanakan. Setelah dilakukan analisis maka didapatkan penyebab rendahnya produksi yaitu akibat effsiensi kerja yang rendah dan kurangnya alat angkut yang digunakan. Dengan meningkatkan effisiensi kerja dan melakukan penambahan alat angkut, maka didapatkan total produksi alat muat 185.630,4 BCM/bulan dan alat angkut 177.781,7 BCM/bulan. Jumlah produksi meningkat akan tetapi belum mencapai target produksi dikarenakan curah hujan yang tinggi pada bulan maret, perusahaan banyak menghabiskan waktu untuk menunggu hujan dan slippery. Hal tersebut akan berdampak terhadap meningkatnya waktu standby yang tidak bisa dihindari. Dari hasil perhitungan didapatkan besarnya biaya produksi alat muat dan alat angkut untuk mengupas overburden sebelum dianalisis adalah Rp. 1.095.056.103,11/bulan atau Rp. 10.577,17/BCM, dan setelah dianalisis besarnya biaya produksi menjadi Rp. 1.552.132.079,73/bulan atau Rp. 8.730,55/BCM. Dan berdasarkan perhitungan BESR didapatkan nilai SR ekonomis adalah 3,91.

Item Type: Thesis (Bachelor/Tugas Akhir)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Prabowo, Heri
UNSPECIFIED
Corrector
Sumarya, Sumarya
UNSPECIFIED
Corrector
Fadhilah, Fadhilah
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Overburden, Effisiensi Kerja, Biaya Produksi, BESR.
Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Pertambangan-S1
Depositing User: Risna Juita S.IP
Date Deposited: 22 May 2026 00:20
Last Modified: 20 Aug 2026 01:31
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/43004

Actions (login required)

View Item
View Item