Pangestu, Elgi Alam (2018) Analisis Fleksibilitas Ekonomi Menggunakan Black- Scholes Merton Formula pada Proyek Tambang Bijih Besi. Bachelor/Tugas Akhir thesis, Universitas Negeri Padang.
final_B1_11_ELGI_ALAM_PANGESTU_1202079_138_2018.pdf
Download (1MB)
Abstract
Potensi sumberdaya mineral tersebar luas di wilayah Sumatera Barat. Salah satunya yaitu komoditas bijih besi. PT. Sumber Minera Bersama merupakan perusahaan swasta nasional yang memiliki Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) seluas 587,7 Ha yang terletak di Nagari Binjai, Kabupaten Pasaman. Saat ini perusahaan belum melakukan tahapan konstruksi dan tahapan penambangan. Berdasarkan hasil studi kelayakan, proyek penambangan bijih besi layak dari segi aspek teknis maupun aspek ekonomis. Akan tetapi, proyek masih tertunda akibat proses perizinan. Dalam kajian kelayakan ekonomi tambang menggunakan metode Discounted Cash Flow (DCF) memiliki resiko ekonomi. Metode DCF hanya mencantumkan resiko tunggal, yaitu resiko suku bunga. Tertundanya proyek penambangan bijih besi dari jadwal yang direncanakan akan sangat mempengaruhi nilai aliran kas proyek karena memiliki faktor-faktor ketidakpastian. Faktor-faktor ketidakpastian ekonomi seperti suku bunga, biaya kapital, biaya akibat penundaan proyek, volatilitas harga bijih besi, nilai asset pokok dan jangka waktu proyek dihitung secara kuantitatif menggunakan persamaan matematis Black-Scholes-Merton (BSM) Formula. Tujuan dari perhitungan tersebut yaitu untuk mengukur secara kuantitatif faktor-faktor ketidakpastian ekonomi. Agar resiko-resiko ekonomi dapat dikelola dengan baik berdasarkan hasil perhitungan secara matematis. Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh nilai NPV menggunakan metode Discounted Cash Flow sebesar Rp. 384.410.329.525. Parameter- parameter Black-Scholes-Merton (BSM) Formula: Volatilitas Harga Komoditas (σ2)=4,5%, Risk Free Rate (r)=7,61%, Nilai Aset Pokok (S)=Rp. 493.178.856.998,86, Biaya Kapital (K)=Rp. 16.213.165.807, dan Loss of Opportunities (γ)=3,28%. Maka diperoleh nilai eNPV sebesar Rp. 539.768.362.897,60 dengan Nilai Opsi (C) sebesar Rp. 155.358.033.372,49. Parameter-parameter tersebut diuji menggunakan analisis sensitivitas untuk mengetahui parameter yang sensitiv terhadapa kenaikan harga. Hasil analisis sensitivitas menunjukan bahwa Nilai Opsi (C) berbanding lurus dengan kenaikan Nilai Aset Pokok (S) dan Risk Free Rate (r). Sementara itu, Nilai Opsi (C) berbanding terbalik dengan Biaya Kapital, Loss of Opportunities, dan Jangka Waktu Proyek (t). Nilai Volatilitas Komoditas (σ2) tidak memberikan pengaruh terhadap Nilai Opsi (C)
| Item Type: | Thesis (Bachelor/Tugas Akhir) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Giatman, Giatman UNSPECIFIED Corrector Murad, Murad UNSPECIFIED Corrector Heriyadi, Bambang UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | Black-Scholes-Merton Formula, investasi tambang, bijih besi |
| Subjects: | T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Pertambangan-S1 |
| Depositing User: | Risna Juita S.IP |
| Date Deposited: | 21 May 2026 07:15 |
| Last Modified: | 21 May 2026 07:15 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/43003 |
