Analisis Kestabilan Lubang Bukaan dengan Menggunakan Data dari Alat Ukur Flat Jack pada Dinding Tambang Bawah Tanah PT. Nusa Alam Lestari, Sawahlunto

Nazri, Muhammad (2018) Analisis Kestabilan Lubang Bukaan dengan Menggunakan Data dari Alat Ukur Flat Jack pada Dinding Tambang Bawah Tanah PT. Nusa Alam Lestari, Sawahlunto. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri padang.

[thumbnail of final_B1_11_MUHAMMAD_NAZRI_1306466_141_2019.pdf] Text
final_B1_11_MUHAMMAD_NAZRI_1306466_141_2019.pdf

Download (716kB)

Abstract

Aspek geomekanika merupakan salah satu aspek yang penting yang harus diperhatikan untuk menjaga kestabilan lubang bukaan. Aspek lain yang harus dipertimbangkan yaitu geologi, hidrogeologi dan teknis mengenai penyanggaan. Pemantauan geomekanika pada tambang bawah tanah diantaranya: pengukuran insitu stress, pemantauan deformasi batuan, dan pembobotan massa batuan. Ada banyak pengukuran insitu stress diantaranya dengan: teknik overcoring, teknik hydraulic fracturing, dan metoda Flat Jack. Metode flat jack adalah metode sederhana yang menggunakan plat steinless tipis yang dilas sekelilingnya dan dilengkapi dengan pintu sebagai tempat masuknya tekanan yang dihasilkan oleh hidrolik. Pertama yang akan dilakukan yaitu mendapatkan nilai tegangan batuan dengan menggunakan alat uji Flat jack. Tetapi sebelum melakukan pengujian perlu dilakukan beberapa tahapan agar pengujian bisa dilakukan yaitu seperti menentukan titik pengujian, pembuatan lubang untuk kedudukan Flat (titik uji), dan pengecekan deformasi yang terjadi pada titik uji. Kemudian mendapatkan nilai tegangan batuan menggunakan perhitungan tegangan gravitasi. Sama halnya dengan pengujian alat Flat jack, sebelum melakukan perhitungan tegangan gravitasi perlu dilakukan pengambilan beberapa data. Selanjutnya untuk mendapatkan nilai kuat tekan batuan, sampel di uji di laboratorium dengan menggunakan point load index . Berdasarkan hasil pengujian dan pengamatan langsung di lapangan didapatkan nilai tegangan pada kedalaman 68,160 m dengan alat flat jack diperoleh tegangan sebesar 5 kg/cm2,dan tegangan gravitasi 17,259 kg/cm2 pada kedalaman 74,759 m diperoleh tegangan sebesar 6,25 kg/cm2 dan tegangan gravitasi 18,909 kg/cm2 , sedangkan pada kedalaman 81,882 m diperoleh tegangan sebesar 13,75 kg/cm2 dan tegangan gravitasi 20,723 kg/cm2 , dan untuk nilai kuat tekan batubara di dapatkan nilai 2,8 MPa yang terletak pada range (2-4) yang termasuk kedalam deskripsi kualitatif kuat, berdasarkan antara pengujian flat jack, perhitungan gravitasi, serta hasil pengujian sampel tidak lebih besar nilainya dari pengujian sampel yang artinya kondisi tersebut mampu menahan tegangan yang bekerja pada lokasi penelitian.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
M. Giatman, M. Giatman
UNSPECIFIED
Corrector
Kopa, Raimon
UNSPECIFIED
Corrector
Heriyadi, Bambang
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: FLAT JACK, GEOTEKNIK, TEGANGAN BATUAN, PERHITUNGAN GAYA GRAVITASI, TAMBANG BAWAH TANAH
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Pertambangan-S1
Depositing User: Fitri Yelli S.Sos
Date Deposited: 21 May 2026 01:39
Last Modified: 21 May 2026 01:39
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/42929

Actions (login required)

View Item
View Item