Syaputra, Dhoni (2019) Analisis Pengaruh Kecepatan Aliran Udara terhadap Penurunan Temperatur Efektif pada Alat Simulasi Ventilasi Tambang Bawah Tanah. Bachelor/Tugas Akhir thesis, Universitas Negeri Padang.
final_B1_11_DHONI_SYAPUTRA_292_1307275_2019.pdf
Download (1MB)
Abstract
Pada tambang bawah tanah sistem ventilasi sangat berperan penting dalam
hal pemenuhan kebutuhan udara pernafasan pekerja, membersihkan udara kotor,
gas-gas beracun, konsentrasi debu, mengatur panas dan kelembaban udara di
dalam tambang. Masalah yang sering terjadi di penambangan bawah tanah,
khususnya di Sawahlunto adalah tingginya suhu temperatur di front penambangan
pekerja, sehingga keamanan dan kenyamanan para pekerja tidak sesuai lagi
dengan aturan yang telah ditetapkan oleh Kepmen 555K/MPE/1990. Untuk
mengatasi masalah tersebut, perlu dibuat sistem ventilasi yang dapat menurunkan
suhu yang panas menjadi suhu temperatur yang efektif.
Untuk memenuhi standar kebutuhan udara dan suhu temperatur yang
efektif di front penambangan, penulis mencoba untuk melakukan percobaan
dengan alat simulasi ventilasi tambang bawah tanah yang berada di laboratorium
tambang FT.UNP, percobaan dilakukan dengan mengalirkan perbedaan kecepatan
aliran udara dengan mempergunakan fan hisap, fan hembus 16”, fan hembus 20”
variasi 3 kecepatan tanpa penambahan air dan fan hembus 20” variasi 3 kecepatan
dengan pengaturan penambahan air Minimum, Medium, dan Maximum ke alat
simulasi ventilasi tambang bawah tanah tersebut.
Berdasarkan data yang didapat pada titik-titik point pengukuran yang
menggunakan alat Digital Anemometer dan Digital Sling Psychometer, maka
didapatkanlah kesimpulan bahwa dengan rata-rata kenaikan kecepatan aliran
udara sebanyak 30 % mampu menurunkan suhu temperatur efektif sebesar 15%.
Pada penelitian ini, Suhu temperatur terendah berada pada titik point B, pada
percobaan yang menggunakan fan hembus 20” kecepatan high dengan pengaturan
penambahan air Maximum, yakni 15,40C (turun dari 19,80 C, atau sebesar 28,5%
dengan mempergunakan tipe fan dengan kecepatan yang sama, tetapi tanpa
penambahan air) dengan kecepatan aliran udara sebesar 5,22 m/detik, (naik dari
3,20 m/detik, atau sebesar 63 % dengan mempergunakan tipe fan dengan
kecepatan yang sama, tetapi tanpa penambahan air
| Item Type: | Thesis (Bachelor/Tugas Akhir) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Heriyadi, Bambang UNSPECIFIED Corrector Fadhilah, Fadhilah UNSPECIFIED Corrector Anaperta, Yoszi Mingsi UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | Sistem Ventilasi, Suhu, Perbedaan Kecepatan Aliran Udara, Pengaturan Penambahan Air, Temperatur Efektif |
| Subjects: | T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Pertambangan-S1 |
| Depositing User: | Risna Juita S.IP |
| Date Deposited: | 20 May 2026 04:26 |
| Last Modified: | 20 May 2026 04:26 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/42895 |
