Bryanco, Byma (2018) Estimasi Sumberdaya Batubara Menggunakan Metode Penampang dan Geostatistik pada Area DDU Blok Timur di PT. Indoasia Cemerlang Site Sungai Cuka, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan. Bachelor/Tugas Akhir thesis, Universitas Negeri Padang.
final_B1_11_BYMA_BRYANCO_1206350_6288_2019-1.pdf
Download (1MB)
Abstract
PT. Britmindo (British Mining Indonesia) merupakan salah satu
perusahaan konsultan yang bergerak dalam bidang tambang batubara di Indonesia
dengan kantor pusat di Ragunan, Jakarta Selatan. Sebagai Konsultan, PT.
Britmindo mempunyai banyak klien yang tersebar diseluruh Indonesia salah
satunya adalah PT. Indoasia Cemerlang yang berlokasi di Desa Sungai Cuka,
Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan yang
menjadi lokasi penelitian penulis. Pada saat ini PT. Indoasia Cemerlang sedang
melakukan eksplorasi batubara pada area DDU Blok Timur Seluas kurang lebih
7 Ha, dimana terdapat 27 titik bor. Pada daerah ini belum dilakukan estimasi
sumberdaya batubara, mengingat pentingnya estimasi sumberdaya sebelum
melakukan kegiatan penambangan. Dengan melakukan estimasi sumberdaya
dapat diketahui total tonase dan model endapan.
Estimasi sumberdaya dilakukan dengan metode penampang dan
geostatistik yaitu ordinary kriging. Pada metode penampang dimana menghitung
volume dari tiap sayatan yang telah dibuat searah dengan arah seam batubara.
Sedangkan dengan metode ordinary kriging dimana metode ini digunakan pada
saat rata-rata ketebalan tidak diketahui, kemudian mengestimasi nilai ketebalan
dari suatu blok yang belum diketahui nilai ketebalannya baik secara vertikal
maupun horizontal, sehingga akan diperoleh suatu model endapan yang berbentuk
blok model secara tiga dimensi. Setelah didapatkan bentuk model endapan
kemudian akan dihitung volumenya sehingga akan didapatkan suatu hasil estimasi
sumberdaya batubara.
Pada lokasi penelitian terdapat 1 seam yaitu seam A dengan masing-
masing split yaitu A, A1, A2,. Hasil estimasi menggunakan metode penampang
pada seam A adalah 60.979 ton, seam A1 adalah 21.236 ton, dan seam A2 adalah
37.159 ton batubara, dengan ketebalan tanah penutup (overburden) dari topo-top
seam A adalah 674,908 m³, interburden adalah 48.414 m³. Hasil estimasi
menggunakan metode ordinary kriging didapatkan bentuk model endapan dan
total tonase dari batubara. Total dari tonase batubara pada seam A, adalah sebesar
499.590 ton, pada seam A1 adalah 244.530 ton, dan seam A2 adalah 204.750 ton.
Dari perhitungan ini didapatkan luas, volume, dan tonase batubara pada daerah
penelitian
| Item Type: | Thesis (Bachelor/Tugas Akhir) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Yulhendra, Dedi UNSPECIFIED Corrector Octova, Adree UNSPECIFIED Corrector Asosry, Asosry UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | batubara, penampang, ordinary kriging, sumberdaya |
| Subjects: | T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Pertambangan-S1 |
| Depositing User: | Risna Juita S.IP |
| Date Deposited: | 20 May 2026 04:24 |
| Last Modified: | 20 May 2026 04:24 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/42881 |
