Pemodelan Data Kasus Kematian Anak Balita di Provinsi Sumatera Barat Menggunakan Regresi Poisson Tergeneralisasi

Putri, Sofhia (2021) Pemodelan Data Kasus Kematian Anak Balita di Provinsi Sumatera Barat Menggunakan Regresi Poisson Tergeneralisasi. Diploma/Tugas Akhir thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_10_SOFHIA_PUTRI_17037066_1234_2021.pdf] Text
final_B1_10_SOFHIA_PUTRI_17037066_1234_2021.pdf

Download (3MB)

Abstract

Bayi dan anak balita merupakan golongan umur yang memiliki risiko
gangguan kesehatan yang penting untuk segara ditangani sehingga tanpa
penanganan yang tepat bisa berakibat fatal. Angka kematian anak balita
merupakan indikator status kesehatan penting untuk mencerminkan kelangsungan
hidup anak. Sumatera Barat merupakan salah satu provinsi di Indoensia yang
memiliki kematian anak balita yang cenderung mengalami peningkatan. Jumlah
kematian anak balita pada tahun 2018 yaitu sebanyak 121 anak balita yang
meninggal dari 95.255 kelahiran hidup. Jumlah ini mengalami peningkatan
dibandingkan dengan tahun 2017, hal ini menunjukkan Sumatera Barat masih
belum bisa memaksimalkan upaya penurunan angka kematian anak balita.
Analisis statistik yang dapat digunakan untuk mengetahui faktor yang
mempengaruhi jumlah kematian anak balita adalah analisis regresi Poisson.
Regresi Poisson memiliki asumsi equidispersi, penanganan pelanggaran asumsi
equidispersi pada model regresi Poisson dapat diatasi dengan menggunakan
model regresi Poisson tergeneralisasi. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui
bagaimana model regresi Poisson tergeneralisasi pada data jumlah kasus kematian
anak balita di Provinsi Sumatera Barat; (2) untuk mengetahui faktor apa saja yang
signifikan mempengaruhi pada data jumlah kasus anak kematian anak balita di
Provinsi Sumatera Barat.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian terapan. Data yang
digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Provinsi
Sumatera Barat. Pada penelitian ini variabel terikat yang digunakan adalah jumlah
kematian anak balita (Y) dan variabel bebasnya antara lain persentase pneumonia
(�1), persentase diare (�2), persentase anak balita mendapat vitamin A (�3),
persentase anak balita menderita gizi buruk (�4), dan persentase berat badan bayi
lahir rendah (�5).
Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh model regresi Poisson
tergeneralisasi terbaik yaitu sebagai berikut:
�� = exp(0,777 + 0,005�1� + 0,134�2�)
Berdasarkan model regresi Poisson tergeneralisasi yang terbentuk pada data kasus
kematian anak balita, maka faktor yang berpengaruh paling signifikan yaitu
persentase pneumonia (�1) dan persentase diare (�2) yang memiliki kontribusi
terhadap data jumlah kematian anak balita di Provinsi Sumatera Bara

Item Type: Thesis (Diploma/Tugas Akhir)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Putra, Atus Amadi
UNSPECIFIED
Corrector
Syafriandi, Syafriandi
UNSPECIFIED
Corrector
Amalita, Nonong
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Equidispersi, Regresi Poisson Tergeneralisasi, Kematian Anak Balita
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Q Science > QA Mathematics
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Statistika-D3
Depositing User: Risna Juita S.IP
Date Deposited: 13 May 2026 00:58
Last Modified: 13 May 2026 00:58
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/42524

Actions (login required)

View Item
View Item