Gaya Bahasa Kiasan dalam Novel Rinai Kabut Singgalang Karya Muhammad Subhan dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Apresiasi Sastra

Mawardi, Mawardi (2013) Gaya Bahasa Kiasan dalam Novel Rinai Kabut Singgalang Karya Muhammad Subhan dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Apresiasi Sastra. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_1_MAWARDI_96730_5132_2013.pdf] Text
final_B1_1_MAWARDI_96730_5132_2013.pdf

Download (333kB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) gaya bahasa
kiasan yang terdapat dalam novel Rinai Kabut Singgalang karya Muhammad
Subhan; (2) gaya bahasa kiasan yang dominan dalam novel Rinai Kabut
Singgalang karya Muhammad Subhan; (3) fungsi gaya bahasa kiasan terhadap
novel Rinai Kabut Singgalang karya Muhammad Subhan; dan (4) implikasi hasil
penelitian ini terhadap pembelajaran apresiasi sastra.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif.
Sumber data adalah naskah yang ada dalam novel Rinai Kabut Singgalang
cetakan ke-1. Subjek penelitian adalah peneliti sendiri dan dibantu oleh instrumen
pendukung lainnya, seperti buku-buku tentang teori sastra yang berkaitan dengan
penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik catat. Teknik
pengabsahan data yang digunakan adalah menggunakan teknik pengecekan teman
sejawat dan kecukupan referensi. Teknik analisis data yang digunakan adalah
analisis mengalir (flow model of analysis) yang meliputi tiga komponen yaitu
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Prosedur penelitian yang
dilakukan terdiri atas beberapa tahap yaitu mengumpulkan data, menseleksi data,
menganalisis data yang telah diseleksi, dan membuat laporan penelitian.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dari 16 macam
gaya bahasa kiasan, terdapat 11 macam gaya bahasa kiasan dalam novel Rinai
Kabut Singgalang. Gaya bahasa kiasan tersebut yaitu: (a) persamaan atau simile;
(b) metafora; (c) alegori, parabel, fabel; (d) personifikasi atau prosopopeia; (e)
alusi; (f) epitet; (g) sinekdoke; (h) metonimia; (i) hipalase; (j) ironi, sinisme,
sarkasme; dan (k) satire. Gaya bahasa yang paling dominan ditemukan dalam
novel Rinai Kabut Singgalang karya Muhammad Subhan adalah gaya bahasa
personifikasi dengan jumlah data sebanyak 66 data. Fungsi gaya bahasa kiasan
dalam novel Rinai Kabut Singgalang karya Muhammad Subhan yaitu,
mengkongkretkan, menegaskan, memperhalus, memperindah, dan menyindir.
Hasil penelitian ini, diharapkan dapat direkomendasikan kepada guru Bahasa dan
Sastra Indonesia di sekolah untuk menjadi bahan ajar dalam pembelajaran
apresiasi sastra.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Amir, Amril
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Tamsin, Andria Catri
UNSPECIFIED
Corrector
Hasanuddin, Hasanuddin
UNSPECIFIED
Corrector
Bakhtaruddin, Bakhtaruddin
UNSPECIFIED
Corrector
Zulfikarni, Zulfikarni
UNSPECIFIED
Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia-S1
Depositing User: Ridha Prima Adri S.Sos
Date Deposited: 07 May 2026 07:04
Last Modified: 07 May 2026 07:04
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/42167

Actions (login required)

View Item
View Item