Pemetaan Kecamatan di Kabupaten Sijunjung Berdasarkan Indikator Ketahanan dan Kerentanan Pangan Tahun 2016 Menggunakan Analisis Biplot

Sativa, Oryza (2018) Pemetaan Kecamatan di Kabupaten Sijunjung Berdasarkan Indikator Ketahanan dan Kerentanan Pangan Tahun 2016 Menggunakan Analisis Biplot. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_02_ORYZA_SATIVA_14037022_3322_2018.pdf] Text
final_B1_02_ORYZA_SATIVA_14037022_3322_2018.pdf

Download (2MB)

Abstract

Kabupaten Sijunjung merupakan salah satu kebupaten di Provinsi Sumatera Barat dengan kondisi rawan pangan sedang. Hal ini di buktikan dengan produksi padi yang mengalami penurunan dari tahun 2015 hingga tahun 2016. Tidak hanya itu, Kabupaten Sijunjung juga termasuk kedalam daerah sepuluh tertinggi tingkat kemiskinan di Provinsi Sumatera Barat. Untuk itu perlu dilakukan pengelompokan dan pemetaan kecamatan berdasarkan indikator ketahanan dan kerentanan pangan agar pemerintah dapat mengetahui kecamatan mana yang perlu diprioritaskan dalam perbaikan dan pemberian bantuan supaya ketahanan pangan di Kabupaten Sijunjung merata disetiap kecamatan. Analisis yang digunakan adalah analisis biplot. Analisis ini merupakan salah satu teknik peubah ganda yang dapat memberikan gambaran tentang objek dan peubah dalam satu grafik. Analisis biplot didasarkan pada penguraian nilai singular (Singular Value Decomposition) dari suatu matriks. Dari hasil penguraian nilai singular diperoleh matriks pendekatan terbaik yang entri-entrinya adalah titik-titik koordinat objek dan peubah yang akan diplot. Pada penelitian ini, objek yang digunakan adalah delapan kecamatan di Kabupaten Sijunjung dan peubah adalah sembilan indikator ketahanan dan kerentanan pangan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan dapat disimpulkan beberapa hal berikut. Rasio anak tidak bersekolah merupakan indikator ketahanan dan kerentanan pangan yang memiliki keragaman paling besar diantara indikator lainnya. Daerah yang tidak memiliki akses penghubung memadai memiliki hubungan yang paling kuat atau positif dengan rasio tenaga kesehatan terhadap penduduk. Selain itu, terbentuk 6 kelompok kecamatan berdasarkan kemiripan indikatornya.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
malita, Nonong A
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Putra, Atus Amadi
UNSPECIFIED
Corrector
Kurniawati, Yenni
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Pengelompokan, Analisis Biplot
Subjects: H Social Sciences > HA Statistics
Divisions: Fakultas Pariwisata dan Perhotelan > Pendidikan Tata Rias dan Kecantikan-D4
Depositing User: Risna Juita S.IP
Date Deposited: 21 Apr 2026 10:45
Last Modified: 21 Apr 2026 10:45
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/41385

Actions (login required)

View Item
View Item