Faktor-Faktor Pembeda Tingkat Kemiskinan Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat Menggunakan Analisis Diskriminan

Sari, Mutiara (2019) Faktor-Faktor Pembeda Tingkat Kemiskinan Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat Menggunakan Analisis Diskriminan. Diploma/Tugas Akhir thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_02_Mutiara_Sari_15037023_2122_2019.pdf] Text
final_B1_02_Mutiara_Sari_15037023_2122_2019.pdf

Download (1MB)

Abstract

Masalah kemiskinan merupakan salah satu persoalan mendasar yang menjadi
pusat perhatian pemerintah. Hal ini disebabkan karena kondisi kemiskinan
merupakan salah satu cerminan tingkat kesejahteraan penduduk. Sumatera Barat
memiliki 19 kabupaten/ kota dengan persentase kemiskinan memiliki variasi yang
cukup besar. Berdasarkan permasalahan tersebut dibentuk kelompok tingkat
kemiskinan di Sumatera Barat dan faktor-faktor apa saja yang membedakan tingkat
kemiskinan di Sumatera Barat. Faktor-faktor yang mempengaruhi pembeda tingkat
kemiskinan dihitung dengan tingkat pengangguran terbuka, rata-rata lama sekolah,
angka melek huruf, angka harapan hidup, PDRB atas harga konstan dan PDRB atas
harga berlaku.Untuk itu perlu dilakukan penelitian untuk menentukan fungsi
pengelompokan tingkat kemiskinan Sumatera Barat.
Salah satu analisis yang dapat menentukan fungsi pengelompokan adalah
analisis diskriminan. Data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berasal
dari Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Barat berupa data tingkat kemiskinan di
Sumatera Barat tahun 2017 berdasarkan indikatornya yang terbagi atas
kabupaten/kota. Berdasarkan hasil penelitian fungsi diskriminan yang dapat
mencirikan perbedaan kelompok tingkat kemiskinan adalah :
D=
Faktor yang dapat mencirikan perbedaan kelompok 1 dan 2 adalah persentase
tingkat pengangguran terbuka (X1), produk domestik regional bruto atas dasar harga
konstan (X5), dan produk domestik regional bruto atas dasar harga berlaku (X6).
Sebelum melakukan analisis diskriminan dilakukan pengelompokkan dengan
menggunakan analisis gerombol metode K-Means didapatkan dua kelompok.
Kabupaten/kota pada kelompok pertama beranggotakan Kepulauan Mentawai, Pesisir
Selatan, Kab.Solok, Sijunjung, Tanah Datar, Padang Pariaman, Agam, Lima Puluh
Kota, Pasaman, Solok Selatan, Dharmasraya, dan Pasaman Barat. Kelompok kedua
beranggotakan Padang, Kota Solok, Sawahlunto, Padang Panjang, Bukittinggi,
Payakumbuh, dan Pariaman.

Item Type: Thesis (Diploma/Tugas Akhir)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Syafriandi, Syafriandi
UNSPECIFIED
Corrector
Amalita, Nonong
UNSPECIFIED
Scenarist
Sari, Fitri Mudia
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Pembeda Tingkat Kemiskinan, Cluster Analysis, Discriminant Analysis
Subjects: H Social Sciences > HA Statistics
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Statistika-D3
Depositing User: Risna Juita S.IP
Date Deposited: 21 Apr 2026 02:27
Last Modified: 21 Apr 2026 02:27
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/41327

Actions (login required)

View Item
View Item