Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan Halusinasi Penglihatan di Ruang Flamboyan RSJ Prof. Hb. Sa anin Padang

Sari, Amelia Dwiga (2018) Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan Halusinasi Penglihatan di Ruang Flamboyan RSJ Prof. Hb. Sa anin Padang. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_04_AMELA_DWIGA_MEYDINA_SARI_17334004_5470_2018.pdf] Text
final_B1_04_AMELA_DWIGA_MEYDINA_SARI_17334004_5470_2018.pdf

Download (1MB)

Abstract

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menyebutan terdapat 236 juta orang yang penderita
gangguan jiwa dan 14 juta orang gangguan jiwa ringan di indonesia. Di Rumah Sakit Jiwa di
Indonesia, angka terjadinya halusinasi cukup tinggi yaitu sekitar 70% dan 20% diantaranya adalah
halusinasi penglihatan (RISKESDAS 2013). Berdasarkan data yang didapatkan di rekam medik RSJ
Prof. Hb. Sa’anin Padang pada tahun 2017, jumlah halusinasi sebanyak 450 orang dimana Halusinasi
Penglihatan sebanyak 57 orang.
Halusinasi Penglihatan adalah gangguan jiwa dimana klien mengalami stimulus visual
dalam bentuk kilatan dan cahaya, gambar atau bayangan yang rumit dan kompleks, bayangan bisa
menyenangkan atau menakutkan (Kusumawati, 2010).
Metode yang digunakan oleh peneliti adalah metode studi kasus, dengan subjek penelitian
dua orang pasien dengan Halusinasi Penglihatan di ruang Flamboyan RSJ Prof.Hb Sa’anin Padang.
Studi kasus ini dilakukan pada tanggal 26 – 29 Juni 2018, adapun teknik penelitian yang digunakan
yaitu dengan cara wawancara, observasi langsung, serta studi dokumentasi yang didapatkan dengan
mempelajari catatan medis keperawatan pasien.
Hasil pengkajian pada klien dengan Halusinasi penglihatan didapatkan keluhan Ny.M
melihat bayangan disamping pintu kamarnya pada malam hari, bayangan hilang timbul, klien marah
dan terganggu oleh bayangan tersebut, sedangkan Ny.P melihat bayangan tinggi hitam, klien jengkel
dan terganggu. Dari hasil pengkajian didapatkan masalah utama klien yaitu Halusinasi Penglihatan,
untuk mengatasi masalah yang muncul maka penelitian melakukan pendekatan dengan pelaksanaan
strategi keperawatan pada klien. Selama 4 hari pelaksanaan strategi pelaksanaan klien cukup
kooperatif, sehingga strategi pelaksanaan 1 sampai 4 dapat terlaksana dengan baik dan klien dapat
mengontrol halusinasinya dengan hasil sesuai dengan standar kriteria yang ditentukan.
Diharapkan klien dapat mengikuti program yang telah direncanakan oleh dokter dan perawat
untuk mempercepat proses penyembuhan klien, serta diharapkan klien minum obat dengan teratur,
tidak boleh banyak fikiran, dan sering bercakap-cakap dengan orang lain supaya mengurangi gejala
yang timbul.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Dewi, Debby Silvia
UNSPECIFIED
Corrector
Yessi, Hilma
UNSPECIFIED
Corrector
Dewi, Sandra
UNSPECIFIED
Subjects: Q Science > QP Physiology
Divisions: Fakultas Psikologi dan Kesehatan > Keperawatan-D3
Depositing User: Sri Yulianti S.IP
Date Deposited: 16 Apr 2026 08:35
Last Modified: 16 Apr 2026 08:36
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/41153

Actions (login required)

View Item
View Item