Hasanuddin, Hasanuddin and Darmawi, Darmawi (2017) Model Pengembangan Briket Tebu Tibarau Sebagai Bahan Bakar Alternatif. Project Report. Teknik Mesin FT UNP, Padang.
Hendri Nurdin PNBP UNP PPT 2017.pdf
Download (1MB)
Abstract
Upaya pengembangan program diversifikasi produk melalui briket tebu tibarau sebagai bahan bakar alternatif. Limbah proses produksi berupa ampas tebu tibarau dan tanaman lainnya merupakan salah satu bahan potensial sumber energi terbarukan yang dapat diolah dan dijadikan bahan bakar briket. Keberhasilan dalam memproses dan memproduksinya serta pemasyarakatannya akan dapat mengurangi ketergantungan pada energi bahan bakar minyak (BBM) yang pada akhir-akhir ini sangat meningkat harga dan hampir langka. Bahan bakar minyak bagi kalangan masyarakat menengah ke bawah merupakan kebutuhan utama. Kelangkaan akan kebutuhan utama ini dapat digantikan dengan briket hibrida berbahan baku limbah ampas tebu. Tujuan utama penelitian ini adalah mengembangkan suatu model bahan bakar briket tebu tibarau yang nantinya sebagai bahan bakar alternatif. Upaya dan inovasi briket tebu tibarau dengan berbagai varians dan campuran perekat yang digunakan sehingga sangat dimungkinkan dalam meningkatkan kualitas dan performanya. Melalui perbaikan teknologi proses pada pembuatan produk briket menggunakan alat kempa (kompaksi), optimalisasi kandungan komposisi dengan partikel mesh yang sesuai adalah upaya dalam meningkatkan perbaikan kualitas yang dihasilkan. Guna mendukung program yang direncanakan dalam pengembangan briket tebu tibarau sebagai produk bahan bakar alternatif dengan menggunakan metode eksperimen di laboratorium. Dengan kinerja pada tahap ke-1 dari dua tahapan pelaksanaan program untuk sementara berhasil ditemukan dan diperkenalkan Prototype dua jenis Tipe campuran Briket Tebu Tibarau yaitu 2C dan 3C. Tipe 2C yaitu campuran tebu tibarau dengan perekat, sedangkan tipe 3C yaitu campuran tebu tibarau dan kulit durian dengan perekat. Dari hasil penelitian diperoleh Briket tebu tibarau pada campuran tipe 2C (campuran tebu tibarau dan perekat inggu) memiliki nilai kalor sebesar 14608,36 kJ/Kg dengan massa jenis sebesar 302,98 Kg/m 3 . Sedangkan briket tebu tibarau tipe 3C (campuran tebu tibarau dengan kulit durian dan perekat gambir) yang dihasilkan memiliki nilai kalor (calorific value) sebesar 16169,83 kJ/Kg dengan massa jenis sebesar 296,67 Kg/m . Di bandingkan dengan jenis bahan bakar lainnya, terutama cair dan gas diketahui bahan bakar briket tebu tibarau hasil temuan ini masih rendah nilai kalornya, akan tetapi sudah dapat mengurangi ketergantungan pada BBM dan BBG, serta pengendalian aspek lingkungan atau limbah dan penyediaan bahan bakar padat atau kandidat sebagai sumber energi alternatif. Kata Kunci : briket, tebu tibarau, bahan bakar alter
| Item Type: | Monograph (Project Report) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Briket Tebu Tibarau, Bahan Bakar Alternatif |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Mesin-S1 |
| Depositing User: | Wiwi Sartika S.Sos |
| Date Deposited: | 15 Apr 2026 01:45 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 01:45 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/41025 |
