Zulfa, Farida (2018) Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kriminalitas di Indonesia Menggunakan Metode Analisis Jalur. Diploma/Tugas Akhir thesis, Universitas Negeri Padang.
final_B1_02_FARIDA_ZULFA_14037011_30050_2018.pdf
Download (2MB)
Abstract
Kriminalitas merupakan suatu permasalahan yang dihadapi oleh setiap Negara termasuk Indonesia. Tindak kejahatan menjadi salah satu permasalahan yang terfokus pada pihak kepolisian demi terciptanya keamanan dan kenyamanan di lingkungan masyarakat. Tindak pidana atau kriminalitas yang terjadi memiliki kaitan erat dengan kemiskinan. Tingginya angka kemiskinan diduga penyebab utama maraknya kriminalitas di Indonesia. Kemiskinan dapat dipengaruhi oleh tingkat pengangguran, banyaknya pengangguran akan berdampak pada peningkatan kemiskinan di Indonesia. Penelitan ini bertujuan untuk membentuk model penentu kriminalitas di Indonesia, menentukan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kriminalitas di Indonesia baik secara langsung maupun tidak langsung dan seberapa besar pengaruh variabel-variabel tersebut terhadap kriminalitas di Indonesia. Data pada penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari buku Badan Pusat Statistik Indonesia. Data dianalisis menggunakan metode analisis jalur. Analisis jalur digunakan untuk melukiskan dan menguji model hubungan antar variabel yang berbentuk sebab akibat. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel endogen yaitu tingkat pengangguran terbuka (Y1), persentase kemiskinan (Y2), dan jumlah tindak kriminalitas (Y3). Sedangkan variabel eksogen yaitu jumlah penduduk (X1), kepadatan pnduduk (X2), PDRB per capital (X3), jumlah angkatan kerja (X4), angka partisipasi sekolah usia 7-12 tahun (X5), angka partisipasi sekolah usia 13-15 tahun (X6), angka partisipasi sekolah usia 16-18 tahun (X7), angka partisipasi sekolah usia 19-24 tahun (X8). Berdasarkan hasil penelitian, Model yang mempengaruhi tingkat pengangguran terbuka adalah �1 = 6,655�1 − 0,372�2 + 0,537 �3 − 6,491�4 − 0,532�5 + 1,090 �6 − 0,529�7. Model yang mempengaruhi persentase penduduk miskin adalah �2 = −0,334�3 − 0, 561�5. Sedangkan model yang mempengaruhi jumlah kriminalitas adalah �3 = 0,611 �2 . Namun, model yang mempengaruhi jumlah kriminalitas di Indonesia tidak layak digunakan karena model tidak memiliki kesesuaian dengan data.
| Item Type: | Thesis (Diploma/Tugas Akhir) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Amalita, Nonong UNSPECIFIED Thesis advisor Permana, Dony UNSPECIFIED Corrector Helma, Helma UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | Kriminalitas, Koefisien Korelasi, Analisis Jalur, Trimming |
| Subjects: | Q Science > QA Mathematics |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Statistika-D3 |
| Depositing User: | Risna Juita S.IP |
| Date Deposited: | 15 Apr 2026 01:13 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 01:13 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/41008 |
