Asmona, Desi (2016) Karakteristik Dominan yang Membedakan Keluarga Miskin dan Keluarga Tidak Miskin Berdasarkan Rumah yang Ditempati di Kabupaten Pasaman Barat Menggunakan Analisis CHAID. Diploma/Tugas Akhir thesis, Universitas Negeri Padang.
final_B1_02_DESI_ASMONA_1109413_1319_2016.pdf
Download (1MB)
Abstract
Kemiskinan merupakan masalah yang kompleks tentang
kesejahteraan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling
berkaitan. Untuk itu perlu suatu penelitian yang dapat memberikan
informasi tentang keluarga miskin dengan melihat faktor-faktor yang
terkait dengan kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti
variabel apa saja yang merupakan faktor-faktor dominan yang
membedakan keluarga miskin dan tidak miskin berdasarkan rumah
yang ditempati di Kabupaten Pasaman Barat. Pengelompokan keluarga
miskin dengan tidak miskin didasarkan pada garis kemiskinan yaitu
dengan pengeluaran perkapita sebesar Rp 311.657,- perbulan untuk
Kabupaten Pasaman Barat. Keluarga dengan pengeluaran perkapita
perbulan di bawah garis kemiskinan dikategorikan miskin dan
sebaliknya.
Analisis dilakukan dengan menggunakan metode CHAID.
Variabe-variabel bebas yang diamati adalah status penguasaan
bangunan, jenis atap terluas, jenis dinding terluas, jenis lantai terluas,
luas lantai, sumber air minum, penggunaan fasilitas air minum, cara
memperoleh air minum, sumber air untuk mandi, penggunaan fasilitas
tempat buang air besar, jenis kloset yang digunakan, dan sumber
penerangan. Sedangkan variabel tak bebasnya adalah status ekonomi
dengan kategori miskin dan tidak miskin.
Berdasarkan hasil analisis CHAID, faktor dominan yang
membedakan keluarga miskin dan tidak miskin berdasarkan rumah
yang ditempati di Kabupaten Pasaman Barat adalah sumber air minum
dan jenis atap terluas. Pertama sumber air minum, memisahkan
keluarga menjadi tiga kelompok, yaitu (1) kelompok yang
menggunakan sumber air minum dari sumur tak terlindungi, mata air
terlindungi, sumur terlindungi, leding eceran (2) kelompok yang
menggunakan sumber air minum dari air isi ulang, leding meteran,
sumur bor/pompa (3) kelompok yang menggunakan sumber air minum
dari mata air tak terlindungi, air sungai dan air hujan. Kedua jenis atap
terluas, memisahkan keluarga menjadi dua kelompok yaitu (1)
kelompok yang menggunakan atap terluas dari seng dan beton (2)
kelompok yang menggunakan atap terluas dari ijuk/rumbia, sirap,
genteng dan asbes
| Item Type: | Thesis (Diploma/Tugas Akhir) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Syafriandi, Syafriandi UNSPECIFIED Thesis advisor Nasution, Minora Longgong UNSPECIFIED Corrector Murni, Dewi UNSPECIFIED |
| Subjects: | H Social Sciences > HA Statistics |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Statistika-D3 |
| Depositing User: | Risna Juita S.IP |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 04:46 |
| Last Modified: | 14 Apr 2026 04:46 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/40972 |
