Kesantunan Berbahasa Minangkabau dalam Tindak Tutur Direktif antara Anak dan Orang Tua di Kenagarian Ikur Koto Kecamatan Koto Tangah Padang

Vilayati, Ingvi Asri (2012) Kesantunan Berbahasa Minangkabau dalam Tindak Tutur Direktif antara Anak dan Orang Tua di Kenagarian Ikur Koto Kecamatan Koto Tangah Padang. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_1_INGVI_ASRI_VILAYATI_04487_5381_2012.pdf] Text
final_B1_1_INGVI_ASRI_VILAYATI_04487_5381_2012.pdf

Download (259kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur
direktif, strategi bertutur, dan konteks situasi tutur yang digunakan antara anak
dan orang tua d Ikur Koto Kecamatan Koto Tangah Padang.
Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode
deskriptif. Data penelitian ini diolah berdasarkan langkah-langkah berikut.
Pertama, mengumpulkan semua tuturan antara anak dan orang tuanya. Kedua,
mengelompokkan tuturan yang termasuk tindak tutur direktif. Ketiga,
mengidentifikasikan tuturan berdasarkan bentuk strategi bertutur dan konteks
situasi tutur. Keempat, menganalisis data. Kelima, menyimpulkan data.
Temuan penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, berdasarkan bentuk
ditemukan lima bentuk tindak tutur direktif yang digunakan antara anak dan orang
tua dalam bahasa Minangkabau di Ikur Koto Kecamatan Koto Tangah Padang
yaitu, menyuruh, menyarankan, memerintah, menantang, dan memohon. Bentuk
tindak tutur direktif yang paling dominan digunakan adalah memerintah,
sedangkan yang paling sedikit adalah memohon. Kedua, berdasarkan strategi yang
digunakan ditemukan tiga strategi bertutur yang digunakan oleh anak dan orang
tuanya dalam bahasa Minangkabau di Ikur Koto Kecamatan Koto Tangah Padang,
yaitu (1) terus terang tanpa basa-basi, (2) terus terang dengan basa-basi
kesantunan positif, (3) terus terang dengan basa-basi kesantunan negatif. Strategi
bertutur yang paling dominan digunakan adalah strategi bertutur terus terang
dengan basa-basi kesantunan positif, sedangkan yang paling sedikit adalah strategi
bertutur terus terang dengan basa-basi kesantunan negatif. Ketiga, berdasarkan
konteks strategi yang digunakan, ditemukan empat konteks situasi tutur yang
digunakan oleh anak dan orang tuanya dalam bahasa Minangkabau di Ikur Koto
Kecamatan Koto Tangah Padang, yaitu (a) penutur lebih berkuasa (+K), sudah
akrab (+S), dan di depan umum (+P), (b) penutur lebih berkuasa (+K), sudah
akrab (+S), dan dilakukan secara pribadi (-P), (c) penutur lebih rendah (-K),
sudah akrab (+S), dan dilakukan di depan umum (+P), (d) penutur lebih rendah (
K), sudah akrab (+S), dan dilakukan secara pribadi (-P). Konteks situasi yang
paling dominan ditemukan adalah penutur lebih rendah (-K), sudah akrab (+S)
dan tuturan dilakukan secara pribadi (-P) dan yang paling sedikit ditemukan
adalah penutur lebih berkuasa (+K), sudah akrab (+S), dan tuturan dilakukan
didepan umum (+P). Dengan demikian tindak tutur direktif yang digunakan anak
dan orang tua di Ikur Koto Kecamatan Koto Tangah Padang termasuk dalam
kategori kurang santun karena dari segi bentuk bertutur, anak cenderung
menggunakan bentuk memerintah yang seharusnya dilakukan oleh orang tua.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Agustina, Agustina
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Tressyalina, Tressyalina
UNSPECIFIED
Corrector
Juita, Novia
UNSPECIFIED
Corrector
Arief, Ermawati
UNSPECIFIED
Corrector
Syahrul, R
UNSPECIFIED
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia-S1
Depositing User: Sudia Ajjronisa S.Sos
Date Deposited: 13 Apr 2026 07:40
Last Modified: 13 Apr 2026 07:40
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/40886

Actions (login required)

View Item
View Item