Metode Perkuatan Dinding Pasangan Batu Bata Merah Menggunakan Jala Rotan Pipih Sintetis

Lianti, Tita (2021) Metode Perkuatan Dinding Pasangan Batu Bata Merah Menggunakan Jala Rotan Pipih Sintetis. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_1_TITA_LIANTI_17323028_1279_2022.pdf] Text
final_B1_1_TITA_LIANTI_17323028_1279_2022.pdf

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang metode perkuatan dinding pasangan batu
bata merah menggunakan bahan pengikat berupa jala rotan pipih sintetis. Tujuan
penelitian ini adalah memberi solusi perkuatan dinding yang sering mengalami
keruntuhan dengan menganalisis nilai kuat tekan, kuat geser dan kuat lentur pada
dinding pasangan batu bata merah menggunakan perkuatan jala rotan pipih
sintetis. Selain itu juga sebagai petunjuk dalam pengaplikasian perkuatan dinding
menggunakan bahan pengikat.
Jenis penelitian ini adalah eksperimental di Laboratorium Mekanika Tanah
dan Bahan Bangunan dengan pengujian karakteristik material seperti agregat
halus dan batu bata merah. Kemudian dilakukan beberapa pengujian di Workshop
kontruksi yaitu uji kuat tekan, uji kuat geser dan uji kuat lentur terhadap benda uji
berupa dinding berukuran 35 cm x 35 cm dengan perkuatan jala rotan pipih
sintetis sebanyak 12 benda uji dan benda uji kontrol sebanyak 3 benda uji.
Pengujian dilakukan menggunakan mesin UTM (Universal Testing Machine).
Dari mesin ini akan menghasilkan data berupa grafik regangan dan tegangan yang
dapat menentukan kekuatan, kekakuan dan daktalitas dinding pasangan batu bata
merah yang telah diuji.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan dapat disimpulkan beberapa
hal sebagai berikut. Pertama, metode perkuatan dinding menggunakan bahan
pengikat berupa jala rotan pipih sintetis dapat diterapkan untuk bangunan karena
mampu memikul beban maksimum dan meningkatkan kekuatan serta daktalitas
dinding. Kenaikan nilai kekuatan dan daktalitas dinding ini mampu menunda
keruntuhan struktur apabila terjadi gempa bumi. Kedua, metode perkuatan dinding
ini juga mampu menahan gaya tekan sebesar 4,5% dan gaya lentur sebesar 6,6%
dari benda uji kontrol. Ketiga, nilai kuat geser dan kekakuan dinding perkuatan
jala rotan pipih sintetis berkurang dikarenakan adanya lubang pengangkuran yang
terlalu besar, namun kekuatan dan daktalitas dinding memiliki nilai yang tinggi
dibanding benda uji kontrol. Hal ini bisa diatasi dengan tidak melubangi
permukaan dinding dengan diamameter yang terlalu besar dan cukup dilubangi
dengan kawat angkur saja

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Putri, Prima Yane
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Body, Revian
UNSPECIFIED
Corrector
Mellinda, Annisa Prita
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: batu bata merah, rotan pipih sintetis, perkuatan dinding, kuat tekan, kuat geser, kuat lentur
Subjects: T Technology > TH Building construction
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil-S1
Depositing User: Risna Juita S.IP
Date Deposited: 09 Apr 2026 07:05
Last Modified: 09 Apr 2026 07:05
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/40628

Actions (login required)

View Item
View Item