Tindak Tutur Deklarasi Pedagang Kaki Lima dalam Bahasa Mandailing di Pasar Rao Kabupaten Pasaman

Aspiani, Aspiani (2014) Tindak Tutur Deklarasi Pedagang Kaki Lima dalam Bahasa Mandailing di Pasar Rao Kabupaten Pasaman. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_1_ASPIANI_96733_1659_2014.pdf] Text
final_B1_1_ASPIANI_96733_1659_2014.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk tindak tutur
deklarasi, mendeskripsikan fungsi-fungsi tindak tutur deklarasi, dan
mendeskripsikan strategi bertutur deklarasi Pedagang Kaki Lima dalam Bahasa
Mandailing di Pasar Rao Kabupaten Pasaman.
Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data yang
diperoleh dalam penelitian ini berjenis data lisan, yakni tindak tutur langsung dari
Pedagang Kaki Lima di Pasar Rao. Sumber data penelitiuan ini adalah tuturan
bahasa pedagang Kaki Lima dalam Bahasa Mandailing di Pasar Rao Kabupaten
Pasaman. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak bebas libat
cakap, teknik rekam dan teknik mencatat. Data penelitian diolah berdasarkan
langkah-langkah : (1) mentranskripsikan data hasil rekaman tuturan-tuturan para
pedagang ke dalam bahasa tulis, (2) menterjemahkan tuturan-tuturan para
pedagang ke dalam bahasa Indonesia, (3) mengklasifikasikan data berdasarkan
bentuk tindak tutur deklarasi, (4) menentukan fungsi, (5) menentukan strategi
bertutur, (6) menganalisis data, (7) menyimpulkan dan dilaporkan.
Berdasarkan temuan penelitian disimpulkan hal-hal berikut. Pertama,
terdapat empat bentuk tindak tutur deklarasi yang digunakan pedagang kaki lima
dalam melayani pembeli, yaitu: (a) memutuskan; (b) membatalkan; (c) melarang;
dan (d) mengizinkan. Bentuk tindak tutur deklarasi yang dominan adalah bentuk
tindak tutur deklarasi memutuskan dan mengizinkan, sedangkan yang paling
sedikit digunakan adalah bentuk tindak tutur deklarasi membatalkan dan
melarang. Kedua, terdapat empat fungsi tindak tutur deklarasi yang digunakan
pedagang kaki lima dalam bahasa Mandailing dalam melayani pembeli yaitu: (a)
kompetitif, (b) konvivial, (c) kolaboratif, (d) konfliktil. Fungsi tindak tutur yang
dominan adalah fungsi konvivial, yaitu menyenangkan hati calon pembeli
sedangkan yang paling sedikit ditemukan adalah fungsi konfliktif atau
bertentangan. Ketiga, ada empat strategi bertutur yang digunakan pedagang kaki
lima dalam bahasa Mandailing dalam melayani pembelinya yaitu: (a) strategi
bertutur terus terang tanpa basa-basi , (b) strategi bertutur kesantunan positif, (c)
strategi bertutur kesantunan negatif, dan (d) strategi bertutur samar-samar. Strategi
bertutur yang paling dominan digunakan pedagang Kaki Lima dalam bahasa
Mandailing dalam melayani pembelinya adalah strategi bertutur terus terang tanpa
basa-basi dan yang paling sedikit digunakan adalah strategi bertutur samar-samar.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Ermanto, Ermanto
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Amir, Amril
UNSPECIFIED
Corrector
Agustina, Agustina
UNSPECIFIED
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia-S1
Depositing User: Risna Juita S.IP
Date Deposited: 02 Apr 2026 08:55
Last Modified: 02 Apr 2026 08:55
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/40179

Actions (login required)

View Item
View Item