Bentuk Penyajian Tari Piriang di Ateh Talua dalam Upacara Menyambut Hasil Panen Nagari Pasia Laweh Kec. Sungai Tarab Kab. Tanah Datar

Asivka, Weri (2012) Bentuk Penyajian Tari Piriang di Ateh Talua dalam Upacara Menyambut Hasil Panen Nagari Pasia Laweh Kec. Sungai Tarab Kab. Tanah Datar. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_6_ WERI_ ASIVKA_83843_980_2012.pdf] Text
final_6_ WERI_ ASIVKA_83843_980_2012.pdf

Download (342kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Bentuk Penyajian Tari
Piriang di Ateh Talua dalam Upacara Menyambut Hasil Panen Nagari Pasia
Laweh Kec. Sungai Tarab Kab. Tanah Datar. Jenis penelitian ini adalah
penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Instrumen penelitian adalah
peneliti sendir, dengan tinjauan studi pustaka, observasi, wawancara dan
dokumentasi.
Hasil penelitian Tari Piriang di Ateh Talua memiliki ciri khas yang
mempunyai unsur magis, yaitu menari di atas satu sak telur yang berisi tiga
puluh butir telur. Walaupun di naiki satu sampai dua orang penari sekaligus,
telur tersebut tidak akan pecah. Ini menggambarkan kehati-hatian masyarakat
Nagari Pasia Laweh dalam berbicara dan bertingkah laku dalam kehidupan
sehari-hari. Di mana gerakan dari tari ini berlandaskan gerak dari gerak silat
seperti gerak Langkah Ampek (Alif, Lam, Lam Ha) dan terinspirasi dari
aktifitas para petani di sawah, seperti gerak Ramo-ramo Tabang Duo,
Maangin, Puta Tali Ikek, Mambuang dan Manjujuang Padi. Ditampilkan di
sawah yang telah selesai di panen, pada saat para petani sedang istirahat.
Penari Tari Piriang di Ateh Talua di tarikan oleh tiga orang penari laki
laki, karena dahulunya yang bekerja adalalah laki-laki. Penari 1 digambarkan
sebagai petani, penari 2 digambarkan sebagai pengantar telur dan penari 3
digambarkan sebagai padi. Properti yang di gunakan piring, cincin buah
dammar, kain putih dan dua sak telur yang berisi tiga puluh butir telur. Alat
musik yang di gunakan lima buah talempong pacik, satu buah gandang dan
satu buah pupuik sarunai. Busana yang di pakai adalah baju longgar warna
hitam, celana galembong, destar dan ikat pinggang. Desain lantai pada Tari
Piriang di Ateh Talua sederhana yang terdiri dari garis lurus (horizontal dan
vertikal) dan lingkaran.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Astuti, Fuji
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Iriani, Zora
UNSPECIFIED
Corrector
Susmiarti, Susmiarti
UNSPECIFIED
Corrector
Yuliasma, Yuliasma
UNSPECIFIED
Corrector
Indrayuda, Indrayuda
UNSPECIFIED
Subjects: M Music and Books on Music > MT Musical instruction and study
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Sendratasik-S1
Depositing User: Sudia Ajjronisa S.Sos
Date Deposited: 26 Feb 2026 03:41
Last Modified: 26 Feb 2026 03:41
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/38549

Actions (login required)

View Item
View Item