Nerosti, Nerosti and Yuliasma, Yuliasma and Hadi, Harisnal (2017) Model Pengembangan Tari Minangkabau Gaya Pesisir dalam Meningkatkan Perekonomian Seniman Tradisional di Kawasan Wisata Mandeh. Technical Report. Universitas Negeri Padang, Padang, Sumatera Barat, Indonesia.
YULIASMA_LAP_NR_YOL2017_DRPM.pdf
Download (5MB)
Abstract
Tujuan utama penelitian yang dirancang dalam tiga tahun ini adalah untuk; 1) menghasilkan model Tari Minangkabau gaya Pesisir untuk sajian pariwisata di kawasan wisata Mandeh dan sekitarnya yaitu di Kecamatan Koto XI Tarusan, Pantai Sago atau Luhuang Kecamatan Bayang dan Pantai Carocok Painan Kecamatan IV Jurai; 2) meningkatkan perekonomian dengan menggali potensi seniman tradisional di kawasan wisata Mandeh dan sekitarnya serta memberikan pengetahuan, keterampilan dan kesadaran akan kekuatan tari tradisional gaya Pesisir. Untuk Tahun pertama penelitian berfokus kepada kerja inventarisir tari tradisional Pesisir yang meliputi Tiga Kecamatan yaitu: Kecamatan Koto XI Tarusan, Kecamatan Bayang dan Painan Timur Kecamatan IV Jurai. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dalam bentuk observasi lapangan dan pengembangan atau Research & Development (R&D), untuk menghasilkan suatu produk dan menguji efektifitas produk tersebut sesuai dengan tujuan pengembangan. Metode yang dipergunakan meliputi metode deskriptif dan evaluatif. Penelitian akan dilaksanakan di Kecamatan Koto XI Tarusan, Bayang dan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan. Penelitian pengembangan dilakukan dengan menggunakan model Borg and Gall yang dimodifikasi (Melakukan penelitian pendahuluan, merencanakan bentuk model, uji coba, revisi dan perbaikan model, implementasi model, melaporkan dan menyebarluaskan dalam bentuk komersial). Kegiatan penelitian diawali dengan mendata dan menganalisis seluruh tari tradisional yang terdapat di Pesisir Selatan meliputi tiga kecamatan yaitu Kecamatan Koto XI Tarusan, Bayang dan IV Jurai. Tarian tersebut akan diidentifikasi untuk dikembangkan koreografinya sebagai model berbasis pertunjukan wisata. Konsep yang akan diterapkan adalah: (1) pemberian motivasi untuk tetap mempertahankan tradisi dengan kekuatan gaya Pesisir pada setiap pengembangan koreografi tari tradisional; (2) pendeksripsian tarian (3) analisis gaya tari untuk dikembangkan pada tahun ke II sebagai bentuk tarian pariwisata yang bisa tampil profesional. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi,wawancara dan unjuk kerja. Data yang terkumpul dianalisis dengan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian terdapat Tari Selendang di Kecamatan Koto XI tarusan namun hanya berupa informasi belum dalam bentuk fisik. Tari Rantak Kudo, Buaibuai, Tari Piring, Saputangan terdapat di Kecamatan IV Jurai dan Bayang. Khusunya di Laban terdapat tari Komikal atau lucu yaitu tari Balam, Kail, Elang dan Tari Baruak yang mempunyai gaya yang khas menirukan binatang.
| Item Type: | Monograph (Technical Report) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tari Minangkabau, gaya pesisir, perekonomian seniman, wisata Mandeh, pengembangan karakter |
| Subjects: | D History General and Old World > DS Asia G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure H Social Sciences > HC Economic History and Conditions L Education > LB Theory and practice of education |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah-S1 |
| Depositing User: | Perpustakaan dan Penerbitan UNP |
| Date Deposited: | 24 Feb 2026 03:40 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 08:28 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/38404 |
