Tindak Tutur Ekspresif dalam Bahasa Indonesia pada Kegiatan Diskusi oleh Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kota Sungai Penuh

Febriyanti, Risha (2013) Tindak Tutur Ekspresif dalam Bahasa Indonesia pada Kegiatan Diskusi oleh Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kota Sungai Penuh. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_1_RISHA_FEBRIYANTI_96746_5259_2013.pdf] Text
final_B1_1_RISHA_FEBRIYANTI_96746_5259_2013.pdf

Download (321kB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan (1) bentuk tindak tutur ekspresif, (2) strategi bertutur yang digunakan, (3) konteks penggunaan strategi bertutur pada kegiatan diskusi oleh siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kota Sungai Penuh. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data penelitian ini diperoleh dari tindak tutur siswa pada kegiatan diskusi. Data diperoleh dengan menggunakan metode simak didukung oleh teknik lanjutan, yaitu teknik rekam dan teknik catat. Data yang diperoleh, diinventarisasi, diidentifikasi, dan diklasifikasi, kemudian dirumuskan simpulan. Berdasarkan temuan penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan halhal berikut. Pertama, bentuk tindak tutur ekspresif dalam bahasa Indonesia pada kegiatan diskusi oleh siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kota Sungai Penuh terdiri atas tindak tutur ekspresif memuji, mengucapkan terima kasih, mencaci, meminta maaf, mengeluh, mengkritik, dan marah. Selain itu, tindak tutur ekspresif mengkritik merupakan tindak tutur ekspresif yang paling banyak digunakan oleh siswa pada kegiatan diskusi. Kedua, strategi bertutur yang digunakan pada kegiatan diskusi oleh siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kota Sungai Penuh ada empat strategi, yaitu strategi bertutur terus terang tanpa basa-basi, strategi bertutur terus terang dengan basa-basi kesantunan positif, strategi bertutur terus terang dengan basa-basi kesantunan negatif, dan strategi bertutur secara samarsamar. Strategi bertutur yang banyak digunakan pada kegiatan diskusi oleh siswa adalah strategi brtutur terus terang tanpa basa-basi. Ketiga, konteks tindak tutur yang digunakan adalah yang membedakan antartuturan, seperti suasana tegang dan topik sensitif (+Tg+Sst) cenderung digunakan dengan strategi bertutur secara samar-samar dalam tindak tutur mengkritik; suasana tegang tetapi topik tidak sensitif (+Tg-Sst) cenderung dilakukan dengan strategi bertutur terus terang tanpa basa-basi dengan tindak tutur mengkritik dan mengucapkan terima kasih; suasana tidak tegang, tetapi topik sensitif (-Tg+Sst) cenderung dilakukan dengan strategi bertutur terus terang tanpa basa-basi dalam tindak tutur mengkritik, dan suasana tidak tegang dan topik tidak sensitif (-Tg-Sst) cenderung dilakukan dengan strategi bertutur terus terang tanpa basa-basi dalam tindak tutur mengucapkan terima kasih.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Ermanto, Ermanto
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Ngusman, Ngusman
UNSPECIFIED
Corrector
Juita, Novia
UNSPECIFIED
Corrector
Arief, Ermawati
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: TINDAK TUTUR EKSPRESIF
Subjects: L Education > LC Special aspects of education
P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia-S1
Depositing User: Arlianis Arlianis S.IP
Date Deposited: 26 Jan 2026 01:37
Last Modified: 07 Aug 2026 08:12
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35919

Actions (login required)

View Item
View Item