Suhudi, Abd. Rahman Nst (2013) Integrasi Etnis Jawa dengan Etnis Mandailing di Desa Sidojadi Kecamatan Bukit Malindang Kabupaten Mandailing Natal. Masters/Tesis thesis, Universitas Negeri Padang.
final_4_ABD_RAHMAN_SUHUDI_NST_20177_3630_2013.pdf
Download (80kB)
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh integrasi etnis Jawa dengan etnisMandailing di desa Sidojadi berbeda dengan integrasi etnis Jawa di desa lainnyadi Kabupaten Mandailing Natal. Migrasi etnis Jawa ke desa Sidojadi diterima olehraja Malintang dan masyarakat setempat dengan baik, sedangkan di daerahlainnya kehadiran etnis Jawa hanya karena program transimigrasi, mencari kerjadan panggilaan keluarga.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang: Proses awal kedatanganetnis jawa di Desa Sidojadi Kecamatan Bukit Malintang Kabupaten MandailingNatal. Serta Faktor-farktor yang mendukung berlangsungnya integrasi antara etnisjawa dengan etnis mandailing di Desa Sidojadi Kecamatan Bukit MalintangKabupaten Mandailing Natal.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field Research)dengan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode historis kegiatandiarahkan pada penjajakan, pencarian, dan pengumpulan sumber-sumbermengenai integrasi etnis jawa dengan etnis Mandailing, baik yang terdapatdilokasi penelitian, temuan benda maupun sumber lisan atauwawancara denganpara tokoh pelaku atau saksi sejarah yang masih hidup (informan) yaitu dengantokoh adat, tokoh masyarakat, pihak pemerintahan serta masyarakat Sidojadi yangmengetahui integrasi kedua etnis tersebut. Observasi dan dokumen, meliputikondisi georafis, demografi, social, budaya, ekonomi dan agama.Hasil penelitian terhadap integrasi etnis jawa di Desa Sidojadi KecamatanBukit Malintang Kabupaten Mandailing Natal menunjukkan bahwa migrasi etnisJawa ke desa Sidojadi terkai dengan pergantian kekuasaan dari pemerintahBelanda ke tangan Jepang. Bentuk integrasi terjadi dalam bentuk pola hidup, adatistiadat, produk makanan, perkawinan dan bahasa.Faktor pendorong terjadinyaintegrasi adalah perkawinan campuran sedangkan faktor penghambat terjadinyaintegrasi adalah kurangnya hubungan dengan masyarakat-masyarakat lain,perkembangan ilmu pengetahuan yang terlambat, sikap masyarakat yang masihtradisional, adanya kepentingan-kepentingan yang telah tertanam dengan kuatsekali atau vested interest, rasa takut akan terjadinya kegoyahan pada integrasikebudayaan, prasangka terhadap hal-hal yang asing atau baru,hambatan-hambatanyang bersifat ideologis, adat atau kebiasaan.
| Item Type: | Thesis (Masters/Tesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ETNIS JAWA, ETNIS MANDAILING |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GR Folklore H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races |
| Divisions: | Sekolah Pascasarjana > Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial-S2 |
| Depositing User: | Mutia Farida S.Sos |
| Date Deposited: | 14 Jan 2026 09:03 |
| Last Modified: | 14 Jan 2026 09:03 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35446 |
