Julia, Sipni (2017) Pemberontakan PKI 1927 dan 1965: Sebuah Studi Komparasi. Masters/Tesis thesis, Universitas Negeri Padang.
final_04_SIPNI_JULIA_14161039_3370_2017.pdf
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini membahas tentang perbandingan pemberontakan PKI tahun 1927 dan pemberontakan PKI tahun 1965 studi kasus Silungkang (Sawahlunto). Ide awal penelitian ini berangkat dari situasi kekinian tentang maraknya isu kemunculan kembali Komunisme di Indonesia. Dengan demikian dapat dilihat benang merahnya melalui serangkaian pemberontakan PKI dalam dua zaman yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis latar belakang serta tujuan Pemberontakan PKI tahun 1927 dan Pemberontakan PKI tahun 1965, mengungkapkan tokoh utama pada Pemberontakan PKI tahun 1927 dan Pemberontakan PKI tahun 1965, menganalisis strategi yang digunakan pada Pemberontakan PKI tahun 1927 dan Pemberontakan PKI tahun 1965, menganalisis poros ideologi PKI dalam melakukan gerakannya pada pemberontakan tahun 1927 dan 1965, dan menganalisis pola jaringan PKI dalam tahun 1927 dan tahun 1965. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah dengan bantuan sejarah komparatif yaitu membandingkan faktor dari fenomena-fenomena sejenis pada suatu periode masa lampau. Dimulai dari pengumpulan data (heuristik) yaitu mencari tulisan-tulisan, buku-buku yang berkaitan dengan permasalahan penelitian, serta didukung oleh sumber lisan (wawancara). Setelah data terkumpul, kemudian dilakukan kritik sumber, memilah-milah berdasarkan fokus penelitian dan melakukan interpretasi sehingga menghasilkan sebuah tulisan (Historiografi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dalam pemberontakan PKI Silungkang masa Kolonial tahun 1927 dan Pemberontakan PKI tahun 1965 studi kasus Silungkang (Sawahlunto). Dari segi tujuan, Pemberontakan PKI Silungkang dengan sadar menuntut kebebasan dari penindasan Kolonial Belanda sementara dalam Pemberontakan PKI 1965 bertujuan untuk menumbangkan kekuasaan yang sah dan menggantikannya dengan ideologi komunis dengan memobilisasi massa di Silungkang, Sawahlunto. Dari segi tokoh penggerak utama, dalam Pemberontakan Silungkang tahun 1927 dimotori oleh para ulama dan para saudagar sementara pemberontakan PKI 1965 penggerak utamanya adalah pemimpin serikat buruh di pertambangan Ombilin Sawahlunto dan kalangan militer. Dari segi strategi pada pemberontakan PKI Silungkang 1927 menggunakan strategi perlawanan senjata menentang kolonial sementara dalam pemberontakan PKI 1965 menggunakan strategi “kanan” yaitu menampilkan sikap kompromi dan negoisasi untuk mengumpulkan massa. Dari segi poros ideologi PKI dalam pemberontakan tahun 1927 berkiblat terhadap Moskow (Komintern), dan dalam pemberontakan PKI 1965 berkiblat pada Peking (Cina), namun perubahan poros PKI terhadap Cina tidak terlalu mempengaruhi jalannya mobilisasi massa mengingat Sawahlunto dan Silungkang bukanlahbasisnya petani. Terakhir yaitu pola jaringan PKI dalam tahun 1927 bersifat lokal sementara dalam tahun 1965 bersifat nasional.
| Item Type: | Thesis (Masters/Tesis) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Fatimah, Siti UNSPECIFIED Thesis advisor Lindayanti, Lindayanti UNSPECIFIED Corrector Fatmariza, Fatmariza UNSPECIFIED Corrector Emiwati, Erniwati UNSPECIFIED Corrector Khaidir, Afriva UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | PEMBERONTAKAN PKI |
| Subjects: | D History General and Old World > D History (General) H Social Sciences > HX Socialism. Communism. Anarchism |
| Divisions: | Sekolah Pascasarjana > Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial-S2 |
| Depositing User: | Mutia Farida S.Sos |
| Date Deposited: | 12 Jan 2026 09:59 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 03:22 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35312 |
