Pelaksanaan Penilaian Kelas pada Mata Diklat Melakukan Pekerjaan dengan Mesin Bubut (MPMB) di Sekolah Menengah Kejuruan Semen Padang

Edwar, Fernandez (2011) Pelaksanaan Penilaian Kelas pada Mata Diklat Melakukan Pekerjaan dengan Mesin Bubut (MPMB) di Sekolah Menengah Kejuruan Semen Padang. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_FERNANDEZ EDWAR-74158-2011.pdf] Text
final_B1_FERNANDEZ EDWAR-74158-2011.pdf

Download (117kB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai pelaksanaan penilaian kelas pada mata diklat Melakukan Pekerjaan dengan Mesin Bubut (MPMB) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Semen Padang, dilihat dari segi perencanaan, pelaksanaan dan tindak lanjut serta kendala-kendala yang ditemui dan usaha untuk mengatasi kendala. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif karena mengungkapkan suatu masalah dari keadaan berdasarkan fakta yang diperoleh. Informan penelitian adalah 1 orang guru bidang studi MPMB, beserta siswa di SMK Semen Padang. Jenis data yang dipakai dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan observasi. Instrumen penelitian dibantu oleh pedoman wawancara dan lembar observasi. Teknik pengujian keabsahan data adalah teknik triangulasi sumber yaitu membandingkan dan mengecek balik derajat kepercayaan suatu objek yang berbeda dalam metode kualitatif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pelaksanaan penilaian kelas pada mata diklat MPMB di SMK Semen Padang, telah terlaksanakan namun belum sepenuhnya dilakukan. Dilihat dari tahap perencanaan guru MPMB sudah mulai menerapkan namun belum melakukan Pemetaan Aspek Penilaian. Pada pelaksanaannya guru menggunakan jenis tes tertulis, pemberian tugas, dan penilaian non tes seperti penilaian sikap, penilaian produk serta penilaian portofolio, namun dalam praktek guru belum melaksanakan penilaian unjuk kerja karena disamping memerlukan biaya juga membutuhkan waktu yang lama. Pada tahap tindak lanjut guru melaksanakan pembelajaran perbaikan atau remedial dengan menjelaskan kembali Kompetensi Dasar yang belum tuntas, setelah itu guru memberikan ujian dan tugas, sedangkan untuk program pengayaan guru belum malaksanakannya. Kendala yang ditemui guru dalam pelaksanaan penilaian kelas yaitu pelaksanaan penilaian praktek karena jumlah mesin yang ada terbatas sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk melakukan penilaian, selain itu guru juga terkendala dengan jumlah siswa yang terlalu banyak dan yang terakhir guru terkendala dengan materi ajar karena siswa tidak memiliki buku pegangan. Usaha yang dilakukan dalam mengatasi kendala yang dihadapi adalah pada waktu tertentu guru membawa dan membagi siswa praktek ke PT. Semen Padang untuk mengatasi jumlah mesin yang sedikit dan jumlah siswa yang banyak, sedangkan untuk mengatasi materi ajar, guru membuat modul untuk pegangan siswa.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Darmawi, Darmawi
UNSPECIFIED
Corrector
Waskito, Waskito
UNSPECIFIED
Corrector
Yufrizal A, Yufrizal A
UNSPECIFIED
Corrector
Aziz, Abdul
UNSPECIFIED
Corrector
Sari, Delima Yanti
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: PENILAIAN KELAS, MESIN BUBUT
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Mesin-S1
Depositing User: Mutia Farida S.Sos
Date Deposited: 29 Dec 2025 03:04
Last Modified: 30 Jul 2026 04:23
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/34597

Actions (login required)

View Item
View Item