Pengaruh Penggunaan Shampo Bayam dan Penyubur Rambut untuk Perawatan Rambut Rontok (Efluvium)

Amelia, Trie (2014) Pengaruh Penggunaan Shampo Bayam dan Penyubur Rambut untuk Perawatan Rambut Rontok (Efluvium). Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_11_TRIE_AMELIA_14006_2884_2014.pdf] Text
final_B1_11_TRIE_AMELIA_14006_2884_2014.pdf

Download (827kB)

Abstract

Rambut rontok merupakan suatu kelainan rambut yang umum terjadi pada manusia disegala usia termasuk kalangan mahasiswa. Rambut rontok yang terjadi terus menerus dapat mengakibatkan kebotakan (alopecia). Untuk mengurangi kelainan pada rambut tersebut, pada penelitian ini penulis menggunakan shampo bayam dan penyubur rambut sebagai kosmetika perawatan rambut rontok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan shampo bayam dan penyubur rambut untuk perawatan rambut rontok dinilai dari tingkat jumlah rambut yang terlepas saat melakukan teknik Pull Test dan jumlah helaian rambut yang rontok setelah perlakuan. Penelitian dilakukan dengan tiga kelompok perlakuan yang berbeda yaitu kelompok kontrol (X0), kelompok ekperimen 1 (X1) dengan perlakuan penggunaan shampo bayam, dan kelompok eksperimen 2 (X2) dengan perlakuan shampo bayam dan penyubur rambut. Frekuensi pemakaian masing-masing kelompok 1 kali dalam 3 hari. Penelitian ini berjenis Quasi Eksperimen (Eksperimen Semu) dengan desain Nonequivalent Control Group. Objek penelitian ini adalah rambut rontok pada jenis rambut kering, sedangkan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah 9 orang yang berusia 18 hingga 25 tahun yang mengalami rambut rontok lebih dari 100 helai setiap harinya. Pengambilan sampel digunakan teknik purposive sampling yang dilaksanakan secara volunteer. Data yang terkumpul dari penelitian ini berupa data primer yang diperoleh langsung dari sampel dengan mengisi format penilaian yang telah disediakan. Data penelitian yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis deskriptif, analisis Varians (ANAVA) dan Uji Duncan. Berdasarkan hasil data, membuktikan perawatan rambut rontok tanpa penggunaan shampo bayam dan penyubur rambut pada kelompok kontrol tidak memperlihatkan hasil perubahan kearah yang lebih baik pada setiap indikatornya, untuk kelompok eksperimen 1 dengan penggunaan shampo bayam frekuensi pemakaian 1 kali dalam 3 hari terdapat pengaruh yang signifikan pada setiap indikatornya. Pada kelompok eksperimen 2 dengan penggunaan shampo bayam dan penyubur rambut frekuensi pemakaian 1 kali dalam 3 hari menunjukkan hasil yang signifikan pada setiap indikatornya. Perbedaan pengaruh penggunaan shampo bayam dan penyubur rambut antara tiga kelompok perlakuan menunjukkan hasil yang signifikan pada setiap indikator dengan F hitung (39.900) > F tabel (3.07) untuk jumlah rambut yang tertarik saat penggunaan teknik Pull Test, F hitung (57.945) > F tabel (3.07) untuk jumlah rambut rontok setelah perlakuan, setiap indikator dilanjutkan dengan Uji Duncan yang menunjukkan kelompok yang berbeda secara signifikan. Penggunaan shampo bayam dan penyubur rambut dapat merawat rambut rontok secara teratur dengan frekuensi pemakaian 1 kali dalam 3 hari kelompok perlakuan ekperimen 2 (X2).

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Rostamailis, Rostamailis
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Rahmiati, Rahmiati
UNSPECIFIED
Corrector
Hayatunnufus, Hayatunnufus
UNSPECIFIED
Corrector
Astuti, Murni
UNSPECIFIED
Corrector
Minerva, Prima
UNSPECIFIED
Subjects: Q Science > QK Botany
Divisions: Fakultas Pariwisata dan Perhotelan > Pendidikan Tata Rias dan Kecantikan-D4
Depositing User: Sudia Ajjronisa S.Sos
Date Deposited: 19 Nov 2025 09:15
Last Modified: 11 Aug 2026 08:08
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/29539

Actions (login required)

View Item
View Item