Yoga, Dila Sri (2011) Lexical Cohesions in the Editorials of the Jakarta Post Newspaper. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.
final_B1_DILA_SRI_YOGA_72780_1544_2011.pdf
Download (769kB)
Abstract
Kesatuan makna dalam sebuah teks sangatlah penting bagi pembaca untuk menginterpretasikan teks tersebut secara tepat. Beberapa peneliti mengatakan kesatuan makna yang disebut juga kohesi memiliki peran penting dalam sebuah teks namun sebagian lagi mengatakan hal sebaliknya. Kohesi di dalam teks sebagian besar dihasilkan dari kosakata yang digunakan yang disebut juga kohesi leksikal. Pada penelitian ini, penulis ingin mengetahui tipe-tipe kohesi leksikal yang digunakan dalam tajuk rencana pada halaman rubrik opini koran the Jakarta Post. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kohesi leksikal itu digunakan sekaligus menjawab keraguan peneliti tentang kontribusi kohesi dalam kesatuan makna. Artikel tajuk rencana yang menjadi sumber data adalah edisi bulan Juli 2010 terbitan dari tanggal 15 sampai 30 Juli 2010. Jumlah artikelnya adalah 16 artikel. Masing-masing artikel ini dipahami untuk mengetahui masing-masing topiknya dan di elaborasi menjadi kalimat-kalimat. Setiap kata-kata yang memiliki hubungan kohesi leksikal diberi kode sesuai dengan tipe-tipe yang ditemukan. Masing-masing tipe dikalkulasikan untuk mengetahui tipe yang paling sering dan jarang digunakan. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian dekriptif yaitu menggambarkan dan mengolah data berdasarkan fakta yang ada dilapangan. Dari 16 artikel yang penulis analisa ditemukan kohesi leksikal memiliki kontribusi dalam kesatuan makna dalam teks melalui 6 tipe namun tidak semua dari 6 tipe kohesi leksikal ditemukan di tiap artikel seperti hyponymy dan antonymy. Repetition adalah jenis yang paling sering muncul di ikuti oleh synonymy, collocation, meronymy, antonymy dan tipe yang paling jarang muncul adalah hyponymy. Dalam penggunaan tipe-tipe kohesi leksikal ditemukan ada jarak atau distance antara item yang memiliki hubungan kohesi. Distance 0 and 1 sering digunakan agar hubungan kohesi tetap terjaga dalam kalimat yang sama (distance 0) atau setidaknya satu kalimat sesudahnya (distance 1). Semakin panjang sebuah teks, semakin banyak tipe kohesi leksikal yang digunakan beserta distance atau jarak kemunculannya.
| Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Hamzah, Hamzah UNSPECIFIED Corrector Kusni, Kusni UNSPECIFIED Corrector Jufrizal, Jufrizal UNSPECIFIED |
| Subjects: | P Language and Literature > PE English |
| Divisions: | Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa Inggris-S1 |
| Depositing User: | Sri Yulianti S.IP |
| Date Deposited: | 17 Nov 2025 09:10 |
| Last Modified: | 03 Aug 2026 03:34 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/29369 |
