Sari, Rusi (2009) Studi tentang Sanitasi Lingkungan Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.
final_B1_RUSI SARI 33615-01-09.pdf
Download (141kB)
Abstract
Penelitian ini berawal dari pemikiran bahwa sekolah merupakan suatu lingkungan yang penting untuk diperhatikan kesehatannya. Kesehatan sekolah bertujuan untuk melindungi dan memperbaiki kesehatan anak-anak sekolah, sehingga dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan mereka. Berdasarkan peninjauan ke Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan di kecamatan Pariaman Tengah kota Pariaman, data mengenai keadaan sanitasi lingkungan sekolah dasar di kecamatan pariaman tengah belum lengkap, sehingga dibutuhkan observasi ulang. Berdasarkan pengamatan tersebut, maka dirumuskan masalah dalam penelitian ini, yaitu apakah sanitasi lingkungan sekolah di sekolah dasar negeri di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman sudah sesuai dengan standar kesehatan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2008 – Januari 2009 dengan menggunakan pendekatan deskriptif melalui metoda wawancara dan observasi langsung pada SDN yang ada di kecamatan pariaman tengah dengan populasi berjumlah 28 SDN dengan teknik pengambilan sample Total Sampling. Parameter sanitasi lingkungan sekolah yang diambil datanya adalah factor fisik lingkungan yang meliputi sumber air bersih, sarana pembuangan air limbah, sarana pembuangan limbah padat (sampah), sarana pembuangan kotoran manusia (jamban) dan kantin sekolah, dengan mengajukan 45 butir pertanyaan dalam wawancara atau pengamatan langsung di lapangan. Data yang didapat kemudian diolah dengan teknik analisa data deskriptif. Dari hasil penelitian pada SDN di kecamatan pariaman tengah terlihat bahwa 28,57% (8 SDN) dari seluruh sample memiliki sumber air bersih yang memenuhi standar kesehatan, dengan sumber air bersihnya berasal dari PDAM dan air sumur gali yang airnya bening, tawar, tidak berbau dan tertutup dengan rapat. Seluruh SDN mempunyai sarana pembuangan air limbah (SPAL) dan sarana pembuangan limbah padat (sampah). Namun perawatan terhadap SPAL ini masih sangat minim, dimana terdapat 17,86% SDN yang memiliki masalah/gangguan kelancaran pada aliran air limbah ini, terutama setelah hujan, sering terjadi genangan air di pekarangan sekolah. Terdapat dua SDN (7,14%) yang tidak memiliki sarana pembuangan kotoran manusia (jamban), dan sisanya 25 SDN (89,29%) telah memiliki sarana pembuangan kotoran manusia berupa jamban jenis leher angsa yang dilengkapi dengan septiktank dan 1 SDN (3,17%) yang memiliki jamban jenis leher angsa yang tidak dilengkapi dengan septiktank, tetapi dialirkan ke kolam. 18 SDN (64,29%) mempunyai kantin sekolah (hanya 5 SDN (17,86%) diantaranya yang mempunyai ruang kantin sekolah), sedangkan 10 SDN lainnya tidak mempunyai kantin sekolah.
| Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | S Sport |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Keolahragaan > Ilmu Keolahragaan-S1 |
| Depositing User: | Sudia Ajjronisa S.Sos |
| Date Deposited: | 14 Oct 2025 01:02 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 01:20 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/26846 |
