Sari, Marisa Gemala (2014) Partisipasi Politik Masyarakat Paruh Baya Pada Pelaksanaan Pileg di Nagari Maek Kecamatan Bukit Barisan Kabupaten Lima Puluh Kota. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.
B1_4_MARISA_GEMALA_SARI_97197_2955_2014.pdf
Download (1MB)
Abstract
Pada penelitian ini, peneliti memilih Nagari Maek sebagai tempat penelitian. Nagari Maek adalah salah satu nagari yang memiki data pemilih tetap (DPT) terbanyak dan angka golput terbanyak di bandingkan empat nagari lain yang ada di Kecamatan Bukit Barisan. Masyarakat di Nagari Maek yang tidak mengunakan hak pilih pada pelaksanaan pileg tahun 2009 dan tahun 2014 di dominasi oleh masyarakat paruh baya. Secara usia masyarakat paruh baya ini merupakan masyarakat yang sudah dianggap matang baik dari segi ekonomi maupun dari segi berfikir, faktanya masyarakat paruh baya inilah yang angka golputnya tinggi. Tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan faktor penyebab rendahnya partisipasi politik masyarakat paruh baya pada pelaksanaan pileg di Nagari Maek Kecamatan Bukit Barisan Kabupaten Lima Puluh Kota. Pada penelitian ini digunakan teori yang dikemukakan oleh James Coleman. James Colemanmelahirkan teori pilihan rasional. Teori pilihan rasional ini memusatkan perhatiannya kepada aktor dimana aktor dipandang sebagai manusia yang mempunyai tujuan dan maksud. Artinya aktor mempunyai tujuan dan tindakannya tertuju pada upaya untuk mencapai tujuan itu. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Teknik pemilihan informan yang digunakan adalah purposive sampling. Jumlah informan sebanyak 67 orang, data dikumpulkan dengan menggunakan teknikwawancara, observasidan studi dokumentasi serta dianalisis dengan teknik analisis interaktif Miles dan Huberman. Langkah-langkahnya yaitu mereduksi data, menyajikan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa latar belakang yang menyebabkan rendahnya partisipasi politik masyarakat paruh baya pada pelaksanaan pileg di Nagari Maek Kecamatan Bukit Barisan Kabupaten Lima Puluh Kota disebabkan oleh faktor, diantaranya: 1) Pada usia baya masyarakat yang ada di Nagari Maek menganut aliran Tarekat Naqsyabandi. 2) masyarakat kurang mendapatkan sosialisasi. 3) masyarakat bingung karena banyak diantara caleg tersebut yang merupakan kerabatnya. 4) masyarakat mengalami paksaan. 5) masyarakat merasa takut akan dosa.
| Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Junaidi, Junaidi UNSPECIFIED Thesis advisor Wirdanengsih, Wirdaningsih UNSPECIFIED Corrector Ikhsan, Ikhsan UNSPECIFIED |
| Subjects: | H Social Sciences > HM Sociology |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi-S1 |
| Depositing User: | Risna Juita S.IP |
| Date Deposited: | 02 Jun 2025 02:49 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 01:08 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/12835 |
