Erlina, Erlina (2011) Analisa Potensi Emas Menggunakan Metoda Induksi Polarisasi Konfigurasi Dipole-Dipole di Nagari Padang Sibusuk Kecamatan Kupitan Kabupaten Sijunjung. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.
B1_ERLINA-73209-2011.pdf
Download (1MB)
Abstract
Emas merupakan logam mulia, yang memiliki sifat fisik sangat stabil, tidak korosif atau tidak lapuk dan jarang bersenyawa dengan unsur lain. Penggunaan utama emas adalah untuk bahan baku perhiasan dan benda-benda seni serta elektronik. Salah satu daerah penghasil emas adalah Nagari Padang Sibusuk Kecamatan Kupitan Kabupaten Sijunjung. Penambangan emas dilakukan berpindah-pindah akibatnya beberapa area persawahan di Nagari Padang Sibusuk menjadi rusak dan tidak bisa lagi di manfaatkan. Oleh itu dilaksanakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui nilai resistivitas dan nilai chargeability menggunakan metoda Induksi Polarisasi domain waktu konfigurasi dipole-dipole dan untuk mengetahui penyebaran emas di Nagari Padang Sibusuk Kecamatan Kupitan Kabupaten Sijunjung Penelitian ini merupakan penelitian eksplorasi dan jenis data penelitian berupa data primer. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan seperangkat alat resistivity jenis ARES (automatic resistivity). Pengambilan data dilakukan di Padang Bonei Nagari Padang Sibusuk Kecamatan Kupitan Kabupaten Sijunjung. Data yang diperoleh dari pengukuran diolah dan diinterpretasi menggunakan perangkat lunak Res2dinv. Hasil penelitian menunjukkan di Nagari Padang Sibusuk Kecamatan Kupitan Kabupaten Sijunjung, pada koordinat 0042’ 0,61’’ LS - 100050’ 37,5’’BT dan 0042’ 03,6 ‘’ LS - 100050’ 36,71’’ BT, berdasarkan respon resistivity dan IP diduga memiliki potensi emas. Jenis material pembawa emas yang diperoleh berdasarkan nilai resistivity dan charge ability adalah pyrite (resistivity0,5 ߗm), granit (charge ability 47,9 msec dan 49,1 msec) dan kuarsa (chargeability 5,33 msec). Material pembawa emas jenis pyrite ditemukan pada Lintasan 2 yang terdapat di tiga titik pengukuran yaitu pada titik 36 - 40 m kedalaman 12 m, titik 56 - 68 m kedalaman 7 - 10 m dan di titik 72 - 80 m kedalaman 4 - 6 m. Granit ditemukan pada Lintasan 1 dan Lintasan 2, pada Lintasan 1 pola penyebaran secara mengumpul dan terdapat dibeberapa titik pengukuran kedalaman 3 - 12 m, sedangkan pada Lintasan 2 terdapat dalam jumlah yang kecil di titik pengukuran 16 - 25 m kedalaman 4 – 6 m,di titik pengukuran 32 - 40 m kedalaman 16 m dan di titik 52 - 68 m kedalaman 3 - 16 m. Kuarsa ditemukan tersebar disetiap lapisan pada Lintasan 2 dan dijumpai dalam jumlah yang besar di titik pengukuran 20 - 48 m pada kedalaman 7 - 14 m dan di titik pengukuran 52 - 94 m kedalaman 0,68-7 m.
| Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Akman, Akman UNSPECIFIED Thesis advisor Mufit, Fatni UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | EMAS, INDUKSI POLARISASI |
| Subjects: | Q Science > QC Physics |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Fisika-S1 |
| Depositing User: | Mutia Farida S.Sos |
| Date Deposited: | 26 May 2025 06:54 |
| Last Modified: | 07 Aug 2026 08:44 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/12310 |
