Erman, Erman (2011) Study Perkembangan Pencak Silat Tradisional Aliran Luncue di Kenagarian Sungai Tunu Barat Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.
B1_01_ERMAN_08939_1932_2012.pdf
Download (838kB)
Abstract
Masalah pada penelitian ini berawal dari perkembangan pencak silat tradisional aliran luncue pada Kenagarian Sungai Tunu Barat Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan. Penelitian ini Bertujuan untuk mendapatkan gambaran perkembangan Pencak Silat Tradisional Luncue Di Kenagarian Sungai Tunu Barat Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan. Pertanyaan dalam penelitian ini adalah, persyaratan belajar, pertandingan, dan keterbukaan guru dan Organisasi Silat Luncue. Pencak Silat Tradisional Luncue Di Kenagarian Sungai Tunu Barat Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian exspos parte. Populasi sampel ini adalah dikantor Wali Nagari Sungai Tunu Barat Kecamatan Ranah Pesisir berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel adalah “Total Sampling”. Dan teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah dengan observasi dan wawancara. Selanjutnya digunakan kamera multimedia Nokia 6300 untuk pengambilan gambar dari gerakan pokok pencak silat tradisional aliran luncue di Kenagarian Sungai Tunu Barat Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan. dan sebagai perekam suara dari wawancara tentang silat tradisional luncue. Adapun hasil dari rekaman tersebut antara lain: (1) sikap permulaan silat tradisional luncue, (2) Pola langkah atau salam penghormatan, dan (3) pola serang atau tumbuak dan gelek pada silat tradisional luncue (4) perkembangan silatradisional luncue Hasil penelitian dapat di peroleh dari hasil observasi dan wawancara dilapangan. Untuk belajar silat tradisional luncue di gunakan adalah bauteh limau (memotong liamau), Sirawa tangguang itam batali taok (celana tanggung hitam yang menutup aurat bertali yang terbuat dari kulit kayu taok), Cincin basi (cincin yang terbuat dari besi), Pisau sabila (pisau satu buah), Kain kafan limo eto (kain kafan lima yard), piti saringgik (Rp. 21/5) di sesuaikan dengan sekarang, Saiku ayam jantan (satu ekor ayam jantan). Persyaratan menjadi anak sasihan. Kemampuan guru (Pelatih) dalam proses pembelajaran. Bentuk gerakan silat tradisional luncue, bentuk gerakan sifatnya mematahkan serangan lawan,gelek (elakan), langkah (balabek), tangkapan, dan kuncian.sehingga pengaruh dari luar dapat menghilangkan kebudayan yang ada di Kenagarian Sungai Tunu Barat Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan.
| Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Syafizar, Syafizar UNSPECIFIED Thesis advisor Yulifri, Yulifri UNSPECIFIED Corrector Zarwan, Zarwan UNSPECIFIED Corrector Darni, Darni UNSPECIFIED Corrector Kibadra, Kibadra UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | PERKEMBANGAN PENCAK SILAT TRADISIONAL |
| Subjects: | L Education > LC Special aspects of education S Sport |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi-S1 |
| Depositing User: | Arlianis Arlianis S.IP |
| Date Deposited: | 07 Feb 2025 07:44 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 00:55 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/1074 |
