<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3"><mods:titleInfo><mods:title>Kesesuaian Lahan Tanaman Kelapa Sawit di Kecamatan Ranah Batahan menggunakan Fuzzy Logic</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Wilda</mods:namePart><mods:namePart type="family">Safitri</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas perkebunan penting di Indonesia sebagai penghasil minyak pangan, minyak industri, serta bahan bakar nabati (biodiesel) yang berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) ) mengetahui hasil produktivitas tanaman kelapa sawit di Kecamatan Ranah Batahan dan (2 menganalisis kesesuaian lahan tanaman kelapa sawit di Kecamatan Ranah Batahan menggunakan fuzzy logic;. Analisis kesesuaian lahan dilakukan dengan pendekatan fuzzy logic terhadap kondisi biofisik wilayah, sedangkan data produktivitas kelapa sawit diperoleh dari BPS Kecamatan Ranah Batahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis kesesuaian lahan menggunakan fuzzy logic, lahan untuk tanaman kelapa sawit di Kecamatan Ranah Batahan terbagi menjadi dua kategori, yaitu cukup sesuai dan sangat sesuai. Luas wilayah yang diklasifikasikan sebagai cukup sesuai adalah 12.420,53 hektar (43,17%), sedangkan wilayah yang sangat sesuai seluas 17.174,79 hektar (56,83%) dari total luas Kecamatan Ranah Batahan. Data produksi kelapa sawit menunjukkan bahwa Nagari Batahan Selatan merupakan nagari dengan hasil produksi kelapa sawit tertinggi, mencapai 50 ton, sedangkan nagari dengan produksi terendah adalah Nagari Desa Baru, yaitu 10 ton. Temuan ini menegaskan bahwa sebagian besar wilayah Kecamatan Ranah Batahan memiliki tingkat kesesuaian lahan yang tinggi untuk pengembangan kelapa sawit, sekaligus memperlihatkan variasi produktivitas antarnagari yang penting diperhatikan dalam perencanaan dan pengelolaan pengembangan kelapa sawit di tingkat lokal.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">G Geography (General)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2026</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Geografi FIS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>